flourclow
Arsenio Bumi (Teknik Elektro, 21) dan Kanaya Adesta (Seni Rupa, 20) adalah dua kutub yang tak mungkin bertemu. Arsen hidup dengan logika, sirkuit, dan pragmatisme keras seorang mahasiswa beasiswa yang harus bertahan hidup. Naya hidup dalam ledakan warna, ekspresi bebas, dan kekangan ekspektasi keluarga kaya raya yang menyesakkan.
Dunianya berbeda. Pandangannya berlawanan.
Namun, di antara koridor Teknik yang kaku dan Studio Seni yang berantakan, frekuensi mereka yang saling menolak perlahan menemukan titik temu. Cinta di masa kuliah tak pernah sederhana. Mereka harus berdamai dengan ekspektasi orang tua, kerasnya realitas, dan rahasia yang menguji batasan kompromi mereka.
Apakah perbedaan mereka akan menciptakan keretakan, atau justru melahirkan resonansi cinta yang lebih kuat??