Aetherink26
Setiap reruntuhan punya hukumnya sendiri: apa yang hancur, tidak pernah benar-benar hilang. Ia hanya berubah bentuk, menunggu untuk ditemukan kembali-oleh orang yang cukup berani untuk menggali.
Dharma menghabiskan hidupnya menggali reruntuhan orang lain, tanpa pernah berani menggali reruntuhan dalam dirinya sendiri. Ia percaya, selama topeng itu terpasang rapi, ia bisa terus berjalan seolah tidak ada yang retak.
Tapi topeng, cepat atau lambat, akan menemukan pemiliknya sendiri sebagai reruntuhan berikutnya yang harus digali.
Ini bukan cerita tentang siapa yang paling kuat. Ini cerita tentang apa yang tersisa dari seseorang, setelah semua yang ia sembunyikan akhirnya runtuh-dan apakah yang tersisa itu masih layak disebut dirinya sendiri.