the best teenage years
5 stories
Detoksifikasi Dopamin dalam Lima Babak by kahawah
kahawah
  • WpView
    Reads 140,138
  • WpVote
    Votes 26,564
  • WpPart
    Parts 42
[novel] • telah tamat pada 10/01/21 Gelora menyadari bahwa ketika jatuh cinta, otaknya memproduksi dopamin dalam jumlah berlebih yang membuatnya ingin selalu bersama Awan-pria yang ia jatuh cinta padanya. Namun, jatuh cinta pada Awan adalah bencana. Maka sebab itu, Gelora berusaha untuk menghentikan perasaanya dengan cara detoksifikasi dopamin. sumber ilustrasi: pinterest copyright © 2020 by kahawah
Sabtu Malam Minggu [END] by babybluejeanss
babybluejeanss
  • WpView
    Reads 21,791
  • WpVote
    Votes 2,756
  • WpPart
    Parts 43
Berapa kali Arwen harus bilang? Mereka nggak pacaran! Hanya karena Arwin-Si Kapten Basket, punya nama mirip dengannya dan mengerjakan proyek Sejarah bersama, satu sekolahan berpikir cowok tersebut punya hubungan istimewa dengan Arwen. Padahal, bagi Arwen pertemuan dengan cowok itu adalah salah satu kesialan terbesar sepanjang kehidupan remajanya. Namun, demi menyelamatkan nasib ekskul majalahnya, Arwen dipaksa berhadapan dengan Arwin sekali lagi. Arwin cuma remaja kikuk saat orang-orang mulai bergosip tentang hubungannya dengan Arwen. Meski cewek itu bertindak sesuka hatinya, dia jelas teman yang menyenangkan. Namun, semua berubah saat hubungan mereka merenggang setelah proyek Sejarah berakhir. Tapi kenapa? Saat Sabtu Malam Minggu kembali memberi mereka satu kesempatan untuk menyelesaikan urusannya, mampukah mereka bicara dan menghadapi perasaan masing-masing?
The Boy With A Fake Smile by indahmuladiatin
indahmuladiatin
  • WpView
    Reads 28,707,003
  • WpVote
    Votes 1,586,602
  • WpPart
    Parts 68
#1 in Teenfiction # 1 in Fiksiremaja #1 in Fiksi #1 in Love (SELESAI) FOLLOW DULU SEBELUM BACA Dia Kenneth Aldebaran Soller. The Angel sebutannya, si pembalap jalanan yang ditakuti orang-orang. Dengan mata yang sebiru batu safir dan sisi misterius yang sangat kuat, pesonanya benar-benar mampu menarik siapapun untuk mendekat. Kenneth adalah salah satu dari orang-orang yang kecewa kepada kehidupan. Baginya, semua orang tersenyum hanya untuk menutupi rasa sakit. Dia selalu berhasil menutupi apapun tentang dirinya. Tetapi, jika kita ingin melihat dari dekat. Mungkin kita bisa melihat bagaimana hancur dan rapuhnya dia. Pada dasarnya menurutku apa yang di mata belum tentu itulah faktanya. Kehidupan membuat seseorang belajar memainkan perannya masing-masing. Kehidupan keras membuat Kenneth belajar untuk berakting layaknya seorang aktor hebat. Cover by : @sulis295
ALASKA by nisaafatm
nisaafatm
  • WpView
    Reads 34,948,658
  • WpVote
    Votes 2,088,250
  • WpPart
    Parts 76
[SUDAH TERBIT DI COCONUTBOOKS (Bintang Media)] Alaska Tahta Wardana, cowok jangkung berwajah tampan, pandai dalam hal adu fisik maupun otak, Bad boy namun menjadi kesayangan para guru, pelit ekspresi tetapi menjabat sebagai ketua geng besar di sekolahnya, dan mencueki Alana sudah menjadi daftar hidupnya. Alana Juwanda, cukup terkenal akan sederet mantannya yang banyak, dianugrahkan wajah cantik juga body yang mendukung, sedikit trouble hingga beberapa guru membencinya, mayoret sekolah yang insaf menjadi playgirl karena termakan pesona seorang Alaska, serta si ambisius yang ingin memiliki Alaska seutuhnya. - - - - - - - - - - - - - - - - - - - Kamu boleh menjauh dan lari ke mana pun yang kamu mau tapi, kalau tulang rusuk kamu ada di sini yah, mau bagaimana pun kamu bakal balik ke aku lagi - Alana Gue hanya mau bilang, ditampar kenyataan itu menyakitkan - Alaska copyright© 2017 salam, nisaafatm. #1 on fiction (17.5.2018) #9 on fiction (21.5.2018) #27 on teenfiction (22.5.2018) #26 on teenfiction (22.5.2018)
maybe tomorrow we'll spill more dough and sing louder  by artsahi
artsahi
  • WpView
    Reads 2,014,054
  • WpVote
    Votes 201,953
  • WpPart
    Parts 54
Miko dan Dira selama ini hanyalah teman satu angkatan dan satu jurusan, yang juga kebetulan menempati unit apartmen di lantai yang sama. Interaksi mereka pun hanya sekadar saling menyapa saat tidak sengaja bertemu saat menunggu lift, atau berada di kelompok mata kuliah yang sama. Tidak pernah lebih dari itu. Tapi, bagaimana jika suatu hari bocah laki-laki berumur 4 tahun mengaku sebagai anak mereka dari masa depan?