yushi angst
6 stories
Byakta Artan Graziano by Xvylnsn
Xvylnsn
  • WpView
    Reads 3,683
  • WpVote
    Votes 435
  • WpPart
    Parts 32
Terkadang, memperbaiki masa depan berarti mengubah segala sesuatu yang kita kenal. Dalam pencarian takdir yang hilang, Byakta Artan Graziano seorang pemuda yang berusaha menyatukan potongan cinta yang terlupakan. Namun, di setiap langkah, semakin banyak yang harus ia lepaskan. Apakah takdir hanya sebuah garis lurus, ataukah ia sesuatu yang bisa kita bentuk ulang?
Satu Bintang di Hati (END) by virnamrln17
virnamrln17
  • WpView
    Reads 28,459
  • WpVote
    Votes 3,364
  • WpPart
    Parts 43
Yuandra Ferdynand. Anak manis yang dikirim Tuhan untuk sebuah keluarga. Hadirnya seharusnya menjadi anugerah. Namun karena keterbatasannya, ia justru dianggap beban bahkan kesialan. Padahal Yuandra tidak pernah meminta dilahirkan berbeda. "Yuan, kamu itu udah besar. Harus bisa mandiri, jangan apa-apa kamu minta ke Mas." Sanda "Bisa enggak, lo jangan ganggu gua!" Rizal "Lo itu enggak bisa apa-apa kak, jadi mending lo pergi!." Johan "Kak Yuan harus ngalah sama kita!." Rehan dan Sehan "Liat anak kamu itu, enggak berguna!" Safira berujar pada suaminya, sedangkan Juan, kepala keluarga itu hanya menatap Yuan dalam diam. ~~~ Yuan menatap bintang yang berkilau di langit malam dari jendela kamarnya. Perlahan ia memejamkan matanya. "Bunda, kalau aja Yuan bisa bicara, apa mereka mau mendengar Yuan" bisiknya dalam hati
Tempat Pulang by Watermelonsubak0208
Watermelonsubak0208
  • WpView
    Reads 46,950
  • WpVote
    Votes 3,829
  • WpPart
    Parts 32
Alvaero Nathaniel Gavindra selalu berusaha menjadi anak baik untuk sang ayah, tak pernah membuat masalah, selalu berusaha menjadi yang terbaik di sekolah, patuh dan tak banyak tigkah. Selama 16 tahun hidup berdua dengan ayah, Al tidak pernah menuntun banyak hal, namun entah mengapa, kehadiran seorang wanita membuat nya berubah, Al menginginkan banyak hal termasuk kehadiran sang Ibu dalam hidupnya.
Pelukan untuk Sagara {On Going} by cacalty
cacalty
  • WpView
    Reads 21,666
  • WpVote
    Votes 4,452
  • WpPart
    Parts 50
Antara luka dan harapan. Raden Sagara Mahendric, seorang anak laki-laki yang menyimpan luka mendalam di balik senyumnya. Ia mengalami Dissociative Identity Disorder atau bisa di singkat DID, kondisi yang membuatnya menghidupi berbagai kepribadian dalam dirinya. Orang tua Sagara berjuang untuk menemukan cara membantu sang anak mengatasi kondisi yang menyerangnya. Melalui kesabaran yang tak terbatas, cinta yang tak tergoyahkan, dan yang tak terhenti, mereka bersama-sama meniti jalan menuju kesembuhan Sagara, berharap anak kesayangan mereka bisa menemukan damai dan kebahagiaan di dalam dirinya. HAPPY READING!!
Luka Untuk Bahagia  (END) by virnamrln17
virnamrln17
  • WpView
    Reads 36,098
  • WpVote
    Votes 5,454
  • WpPart
    Parts 112
Yuri Armadiaswara tidak tahu bahwa menjadi seorang kakak dan juga sebagai adik akan sesulit ini. Hidup dengan kedua kakak dan ketiga adik nya menjadi salah satu alasan bagaimana ia bisa bertahan hidup sampai detik ini. Kedua orang tua nya meninggal dalam kecelakaan diwaktu yg bersamaan. Sakit, itu yg dirasakan oleh mereka berenam terutama bagi dirinya Yuri Armadiaswara. "Ibu,ayah, aku tidak sekuat kalian, aku sayang mereka, aku ingin berguna untuk saudara-saudaraku"
The Timeline (The end) by FaulHusna
FaulHusna
  • WpView
    Reads 1,332
  • WpVote
    Votes 213
  • WpPart
    Parts 32
"Rumah ini rasanya seperti penjara karena sifat Ayah yang menyebalkan! Yudha benci Ayah!" Bagi Yudha, Jayanendra adalah sosok ayah yang menyebalkan. Ayah tunggal yang kaku, terobsesi dengan disiplin, dingin, dan jarang sekali tersenyum. Rumah besar peninggalan kakek-neneknya yang mereka tinggali terasa seperti penjara tak kasat mata. Puncaknya, sebuah pertengkaran hebat pecah di meja makan. Yudha meluapkan amarahnya, mengunci diri di kamar, tanpa tahu itu adalah kalimat terakhir yang bisa ia ucapkan kepada sang ayah. "Kalau waktu bisa diputar kembali, aku gak akan pernah membentakmu malam itu, Ayah." VOTE, KOMEN SEBELUM BACA! BOLEH KOMEN SEBANYAK-BANYAKNYA YA!