shyleaksaranirmala
- Reads 479
- Votes 255
- Parts 10
Sebagai Ketua OSIS Ardent High School, Avena Xaviera Ardhana hidup dengan satu prinsip sederhana: aturan ada untuk ditegakkan.
Sayangnya, prinsip itu selalu runtuh setiap kali Zevano Atharva Arsen muncul di hadapannya.
Kapten tim basket. Ketua geng motor. Putra sulung seorang CEO ternama. Tampan, kaya, berani, dan terkenal sebagai biang masalah nomor satu di sekolah. Tidak ada guru yang tidak mengenalnya. Tidak ada anggota OSIS yang tidak pernah dibuat kewalahan olehnya.
Bagi Zevano, Avena hanyalah ketua OSIS yang terlalu kaku dan gemar ikut campur. Sebaliknya, bagi Avena, Zevano adalah definisi sempurna dari siswa yang seharusnya tidak pernah diberi toleransi.
Mereka berbeda dalam segala hal. Cara berpikir, cara berbicara, bahkan cara menjalani hidup.
Namun, berbagai kegiatan sekolah memaksa keduanya berada di sisi yang sama. Semakin sering bersama, semakin mereka menyadari bahwa kesan pertama tidak selalu benar. Di balik sikap semaunya, Zevano ternyata mampu bertanggung jawab pada orang-orang yang ia anggap penting. Sementara di balik wajah tenang dan sikap disiplin Avena, tersimpan keberanian yang tidak dimiliki semua orang.
Perlahan, pertengkaran berubah menjadi kebiasaan. Kebiasaan berubah menjadi perhatian. Dan tanpa mereka sadari, orang yang paling sering membuat mereka kesal justru menjadi orang yang paling ingin mereka temui setiap hari.
Karena terkadang, kisah cinta dimulai bukan dari rasa suka, melainkan dari dua orang yang sama-sama yakin bahwa mereka tidak akan pernah bisa akur.