PenaPinna_
- Reads 238
- Votes 57
- Parts 12
"Abang... RAMALAN CUACA," ucap gue.
"Cuacanya... malam ini... gak tahu deh, kayaknya mau badai," sahut si Abang dengan nada ketus yang malah terdengar super gemas.
"Gak usah dibahas lagi. Abang gak suka!" potongnya pendek, lalu menutup kaca helmnya kembali dengan rapat.
-----😶🌫
"Ekspektasi: Cowok supel idaman.
Realita: Dapat menekin kaku irit bicara."
-----😶🌫
Bagi Veeney Andriana-seorang cewek pasif, kaku, dan punya hobi mager mirip patung manekin di mall-perjodohan keluarga adalah mimpi buruk nomor satu.
Ketakutan itu menjadi nyata saat ia tahu seseorang yang akan dikenalkan ke dia adalah Fariz Affan. Sosok pria berbadan tegap itu ternyata seorang introvert akut tingkat dewa: irit kata, pelit ekspresi, dan kaku luar biasa.
Ekspektasi Veeney tentang boncengan estetik dan romantis ala drama Korea langsung hancur berkeping-keping begitu roda motor mulai berputar. Hasilnya?
Zonk!!!
Kencan pertama mereka justru resmi berubah menjadi ujian ketahanan mental terbesar sepanjang sejarah. Sebuah kompetisi dunia bertajuk lomba saling diam di atas roda dua. Obrolan darurat super garing mereka cuma mentok seputar ramalan cuaca. Ditambah lagi bonus drama belok kiri yang berujung nyasar memutari jalan yang sama sampai tiga kali berturut-turut hanya karena gengsi bertanya jalan!
Ketika dua kutub es utara dipaksa berjalan beriringan, apakah hubungan yang penuh keheningan ini bisa bertahan? Atau salah satu dari mereka akan kehabisan energi bersosialisasi dan memilih putar balik kanan bubar jalan?
"Jangan cemberut lagi ya... Sayang. Abang emang gak peka, tapi Abang beneran sayang sama kamu."
Bersiaplah dibuat gemas ugal-ugalan oleh taktik menembak pakai sistem kuesioner pemilu, aksi martabak manis yang teraniaya akibat cemburu buta, hingga pasokan es jeruk darurat penakluk perang dingin!
📅 Update rutin setiap hari Rabu dan Sabtu malam jam 20.00-22.00 WIB!
Cover by @tiadesign_