again and again
3 stories
Too Night ✔ by Little-Queen
Little-Queen
  • WpView
    Reads 989,242
  • WpVote
    Votes 80,462
  • WpPart
    Parts 57
Surabaya, 2019. Refki mencintai Liv sebesar ia menghargai tiap detik di malam yang mereka lewati bersama. Liv mencintai Refki sebesar laki-laki itu meluangkan waktu untuk memberinya dekapan hangat kala malam menjelang. Meski dalam beberapa waktu, Refki tidak bisa menempatkan Liv pada deretan prioritas utamanya. Sama halnya dengan Liv yang kadang terpaksa menomorsekiankan Refki. Di antara banyak kesibukan yang melingkupi Refki maupun Liv, gemerlap lampu kota di malam hari, dan euforia untuk bertemu: keduanya mengukir momen-momen berharga. ***
chasing you back ( where are you Zara?) by mrslaras
mrslaras
  • WpView
    Reads 603,935
  • WpVote
    Votes 57,271
  • WpPart
    Parts 71
Warning! Adult content 21+ Penyesalan selalu datang terlambat. Sesuatu yang berharga, baru akan terasa ketika sudah kehilangan. Bagaimana cara mendapatkannya kembali? Adrian Kamil Nasution : Dosaku ke Zara terlalu besar, bahkan mungkin tidak termaafkan. Dimana Zara? Dia pergi membawa sesuatu yang paling berharga dari diriku, separuh dari aku bersamanya. Aku menyesal Zara... please come back to me. Zara Makayla : Keputusanku sudah bulat, dengan atau tanpa Adrian, aku akan menjalani sendirian semuanya. Mengemis pada Adrian,atau yang dulu kupanggil dengan manja sebagai Bang Ian? Tidak akan pernah terjadi lagi dalam hidupku. NEVER! Sekali aku dibuangnya, berarti selamanya aku tidak akan kembali. TIDAK. Tidak untuk alasan apapun. Tapi bagaimana jika aku sudah berhadapan langsung dengannya? Sanggupkah aku?
Your Everyday by seoulsmermaid
seoulsmermaid
  • WpView
    Reads 2,874,098
  • WpVote
    Votes 183,937
  • WpPart
    Parts 47
Menurut Bya, jatuh cinta tidak ada dalam daftar jobdesk ketika dirinya menandatangani kontrak dengan HRD. Kevin Kuo, tidak pernah menyangka jika dia bisa menjadikan seseorang baru sebagai tempatnya kembali setiap malam, bercerita panjang lebar tentang segala apa yang dia rasakan. Pekerjaan sangat minim bersinggungan, tapi diskusi mereka berjalan dengan baik dan rutin dilakukan. Cinta, tidak termasuk didalam setiap topik briefing mereka setiap senin pagi. Tapi bagaimana ketika rutinitas tak terencana ini malah menjadi kebiasaan yang sama?