cielsarchive
- Reads 1,127
- Votes 221
- Parts 13
Cover fanart: @fish__ual (IG) | Design: naya4hawks
[𝙍𝘽𝙋]
"Merah itu peringatan, biru itu ketenangan."
Tapi bagi Halilintar dan Taufan, aturan itu tidak pernah berlaku.
Selamat datang di kehidupan Khalid Lintang dan Taufan Arkan-sepasang kembar dari keluarga Abipraya yg lahir hanya terpaut detik, namun tumbuh dengan sirkuit otak yg berbeda 180 derajat. Bagi orang lain, mereka adalah paradoks: dua sisi koin yg mustahil untuk selaras.
Bagi Halilintar, hidup adalah tentang disiplin dan menjaga martabat keluarga Abipraya. Ia tidak peduli dengan ambisi orang lain, termasuk usaha Solarian Mahardika yg selalu mencoba melampauinya. Fokusnya hanya satu: memastikan segalanya tetap terkendali.
Sayangnya, misi itu selalu terhambat oleh satu 'gangguan sistem' bernama Taufan Arkan-kembarannya sendiri yang hobi pulang dengan plester di mana-mana dan mulut yang seolah tidak pernah diajari kata diam. Ia seperti angin yg tak bisa ditangkap. Dia ceria, ceroboh, dan punya bakat alami untuk memancing urat saraf Halilintar sampai hampir putus.
Di tengah hiruk-pikuk kelas 2-A yg dipenuhi para pencari masalah, Halilintar harus berjuang ekstra keras. Bukan hanya soal nilai atau reputasi, tapi juga memastikan kembarannya tidak kembali mengunjungi ruang BK (lagi). Karena bagi Halilintar, membiarkan Taufan berantakan adalah kegagalan terbesarnya sebagai seorang kakak.
Merah yang setegas petir.
Biru yang seringan angin.
Ini bukan tentang menjadi serupa.
Ini tentang bagaimana dua kutub yang berbeda tetap bertahan dalam satu ikatan darah-bahkan ketika badai terbesar sekalipun datang menghampiri.
1 ikatan, 2 warna. dan jutaan kekacauan yang tak pernah membosankan.
Sampai suatu hari...
salah satu dari mereka benar-benar kehilangan warnanya.
---
"Bang, lo bencong ya? Kenapa gue gak pernah liat lo-"
"Bacot."
"NYES BANGET!"
⚠️
*karakter milik Monsta. Ini adlh karya fanfiksi
*contains: angst, psychological drama, kata-kata kasar ringan
*Disarankan untuk pembaca 13+