novel JJ Radchapon
2 stories
PERFECT DISASTER: Kau Kehancuran, Aku Kebinasaan. [BL; JJ Radchapon] by Starmiie
Starmiie
  • WpView
    Reads 222
  • WpVote
    Votes 60
  • WpPart
    Parts 24
Perfect Disaster: คุณวินาศผมวิบัติ Perfect Disaster (Bencana yang Sempurna) : Kau adalah kehancuran, dan aku adalah kebinasaan. Penulis: ไก่ที่หมดจานที่กว่าการที่หมดใจ (Tidak ada ayam tersisa masih lebih baik daripada tidak ada hati yang kosong) Nama pena: ไข่ดาวไม่สัก เอ้ย ไข่ดาวไม่สุก เอ้ย ถูกแล้ว (Telur mata sapu setengah matang, eh salah! telur mata sapi-eh, itu yang benar!) Kau itu bajingan, narsis, dan berpikir dunia berputar hanya untukmu. Kau selalu mampu menghancurkan dunia orang lain hanya demi membuat duniamu sendiri tetap bersinar... kau benar-benar bencana dalam wujud manusia. Sedangkan aku? Aku orang baik, dengan kepalsuan. Aku hanya punya empati palsu. Aku memberimu senyum yang terlihat seolah aku memahami setiap luka yang kau rasakan... padahal sebenarnya aku tidak merasakan apa-apa. Atau kalaupun ada perasaan, mungkin itu hanya rasa meremehkan-sekadar memainkan hati orang lain demi hiburanku sendiri. Kau terobsesi pada dirimu sendiri; aku terobsesi melihat orang lain hancur dari dalam. Kita sama-sama bukan orang baik; hanya saja kita jujur dengan sisi buruk diri kita. Satu-satunya alasan yang membuat kita jadi perpaduan yang tepat adalah... "Kau adalah kehancuran, dan aku adalah kebinasaan."
Rich Man Poor Brain [BL; JJ Radchapon] by Starmiie
Starmiie
  • WpView
    Reads 69
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 7
Rich Man Poor Brain: สันๆ ก็คำแนะนำเขาบอกให้เขียน สันๆ Rich Man Poor Brain (Orang Kaya Berotak Miskin): Biarpun Hartamu Melimpah Ruah, Aku Tidak Akan Sudi Menjadi (Suami)mu Penulis: ไก่ที่หมดจานที่กว่าการที่หมดใจ (Tidak ada ayam tersisa masih lebih baik daripada tidak ada hati yang kosong) Nama pena: ไข่ดาวไม่สัก เอ้ย ไข่ดาวไม่สุก เอ้ย ถูกแล้ว (Telur mata sapu setengah matang, eh salah! telur mata sapi-eh, itu yang benar!) "Kau sedang butuh uang, bukan? Turunkan sedikit harga dirimu. Aku punya sebuah tawaran. Aku ingin menyewamu menjadi pengawal pribadi. Gajinya satu juta Baht sebulan. Bagaimana, setuju?" "...Kalau begitu, sebelum menjawab, aku ingin bertanya sesuatu padamu. Jika suatu hari ayah dan ibumu jatuh ke air secara bersamaan, tetapi kau hanya bisa menyelamatkan satu orang, siapa yang akan kau pilih?" "Oho, pertanyaan yang sulit. Tapi sepertinya aku memang harus memilih satu orang saja. Aku akan memilih ibu." "Kalau begitu, sudah jelas." "Ayah mati?" "...." "Aku tidak mau pergi!! Uangmu tidak bisa membeliku, dasar bodoh!" "...Aih, pria yang memaki itu tandanya dia mencintaiku." *** Ketahuilah, seberapa pun kayanya Khun... "Biarpun hartamu melimpah ruah, aku tidak akan sudi menjadi (suami)mu."