antheaupss
- Reads 111
- Votes 38
- Parts 17
"Sebagian orang menyembunyikan wajahnya karena malu. Sebagian lainnya karena dunia terlalu cepat menghakimi luka yang mereka miliki."
Di Kerajaan Elarion, nama Panglima Mark selalu diucapkan dengan penuh hormat sekaligus ketakutan.
Selama bertahun-tahun memimpin perang, tak seorang pun pernah melihat wajahnya. Topeng perak yang selalu menutupi parasnya melahirkan berbagai rumor-ada yang menyebut ia dikutuk, ada yang percaya wajahnya telah hancur hingga tak lagi menyerupai manusia.
Tak ada yang berani mendekat.
Tak ada yang ingin tahu kebenarannya.
Sementara itu, jauh dari hiruk-pikuk istana, hiduplah seorang pemuda desa bernama Lee Haechan Aurelius, atau yang akrab dipanggil Haechan. Hari-harinya dihabiskan membantu menjaga perpustakaan tua peninggalan kerajaan, tempat ia menemukan ketenangan di balik lembaran-lembaran buku yang mulai menguning.
Setiap senja, Haechan selalu berjalan menuju padang bunga liar di tepi Hutan Elowen.
Tempat itu menjadi rumah bagi angin, bunga, dan keheningan.
Sampai suatu hari...
Seorang pria bertopeng mulai datang ke tempat yang sama.
Tak ada perkenalan.
Tak ada nama.
Hanya dua orang asing yang perlahan saling mengenal lewat buku-buku, percakapan sederhana, dan keheningan yang terasa lebih hangat daripada ribuan kata.
Namun Haechan tak pernah menyangka...
Pria yang selalu duduk di bawah pohon ek bersamanya adalah sosok yang selama ini ditakuti seluruh kerajaan.
Dan Mark tak pernah membayangkan...
Bahwa seseorang akhirnya akan melihat dirinya-bukan topeng yang ia kenakan.
Karena terkadang...
Bunga hanya mampu mekar setelah melewati musim dingin yang paling panjang.
⸻
Genre:
* Historical Romance
* BxB
* Slow Burn
* Healing
* Drama
* Kingdom
* Angst
* Happy Ending