InkSpace Zodiak Series
8 stories
Fallin' Down Skies by syafaura
syafaura
  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 3
Cara pandangnya yang berbeda membuatnya sadar bahwa tak ada yang benar-benar berharga dari hasrat yang tertanam di hatinya, hasrat yang membimbingnya hingga melangkah terlalu jauh, ia tak pernah mengenal kedamaian, ia hanya mengenal bertahan hidup, untuk apa berperang untuk menggapai kedamaian?, itu hanya akan membuatmu kecewa di kemudian hari, berperanglah untuk dirimu sendiri, menurutnya itu lah yang akan membimbing setiap orang pada kepuasan. Klein schmdit hanya anak 10 tahun yang tumbuh tak sebagaimana mestinya, perang yang tengah berkibar di negara nya adalah pemicu dari segalanya, pemicu angan-angan tak berkesudahan, keegoisan tak berujung, permintaan maaf yang bahkan menjadi hangus, di lahap waktu. Lantas di sinilah ia berada, di tengah perang yang tak pernah benar-benar berakhir. Mundur bukanlah pilihan, bertahan pun bukan membawa keuntungan, Lalu kemana ia akan berakhir? Menuju dekapan ibu kah? atau justru ke dalam kubangan penuh darah? Cerita ini boleh kau anggap fiksi, tapi saya hanya akan mengingatkan, cerita dasar dari novel ini tercipta hanya karena ada sosok dan kejadian sebenar-benarnya dibaliknya. ZODIACSERIES
Sins Behind Love [PROJECT ZODIAC] by senjarahayuuuu
senjarahayuuuu
  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 2
Seorang CEO workaholic yang percaya "waktu adalah uang" jatuh cinta pada pemilik cafe paling santai sedunia yang percaya "hidup harus dinikmati". Namun ternyata cinta mereka lahir di waktu yang salah.
GEMINI BEYOUND DESTINY by GARKNIGHTS
GARKNIGHTS
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
"Masa depan bukan halaman yang sudah dituliskan untuk kita. Masa depan adalah halaman kosong yang menunggu untuk kita isi sendiri." Serin Lumera Amani hanya ingin menjadi siswi biasa di Akademi Aetherion. Ia tidak memiliki kekuatan penghancur, ambisi besar, ataupun keinginan untuk menjadi seseorang yang istimewa. Namun, Serin memiliki sesuatu yang justru membuat hidupnya semakin rumit. kemampuan atau mungkin keinginannya untuk memahami dan mengamati orang lain justru membuatnya begitu sulit untuk memahami dirinya sendiri. Ia selalu menulis di buku catatannya. Buku itu penuh dengan rencana hidup yang disusun oleh orang lain, nasihat guru, target senior, dan ambisi orang tua. Namun, di sisi lain dunia beberapa percaya percaya bahwa bintang telah mengatur segalanya, Serin perlahan akan menyadari satu hal. Perjalanan tersulit bukanlah menemukan tujuan, melainkan berani memilih jalan yang akan ia tempuh. Ikuti perjalanan Serin di Gemini Beyond Destiny, sebuah kisah coming-of-age di semesta Echo of Six yang akan membawamu melihat sisi lain dari Akademi Aetherion melalui mata seorang pengamat yang mencari jati dirinya. langkah apakah yang akan ia ambil... let's goo Reader's. Open the next chapters.
NAUTERIS  by Yean_Wata
Yean_Wata
  • WpView
    Reads 872
  • WpVote
    Votes 191
  • WpPart
    Parts 4
Re bahkan nggak tahu kalau kakaknya menganiaya anak-anak tirinya. Lantas kenapa dia yang harus tanggung jawab? Salahnya cuma satu. Dia terlalu percaya kalau setiap orang masih pantas diberi kesempatan. Terlalu yakin kalau semua masalah bisa selesai asal ada yang mau bertahan sedikit lebih lama. Makanya, ketika dunia mulai menunjuk siapa yang harus disalahkan, Re berdiri paling depan. Bukan karena dia bersalah. Dia cuma nggak tega melihat orang lain menanggung semuanya sendirian. Sayangnya, dunia nggak pernah menganggap empati sebagai alasan. Mereka menyebutnya bodoh. Dan mungkin... mereka nggak sepenuhnya salah. Re cuma anak baik yang terlalu gampang hancur. Sampai Kaden dan anak-anaknya datang, mengajarinya bahwa menjadi keluarga bukan berarti harus memikul semua dosa orang lain.
Unknown (?) by oskara_noven
oskara_noven
  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 1
Surat itu datang lagi. ‎ ‎Selama bertahun-tahun, surat-surat itu selalu menemukannya. ‎ ‎Pada jam, hari, bahkan tempat yang sama. Seolah surat itu sengaja menunggunya di sana. ‎ ‎Anon menemukannya pertama kali secara tak sengaja di dalam gerbong kereta. ‎ ‎Tak ada seorang pun yang merasa kehilangan. Tak ada juga yang mengaku sebagai pengirim ataupun pemilik ‎ ‎"Maaf, tapi itu bukan surat milikku" kata mereka ‎ ‎Awalnya, Anon hanya menganggap itu sebagai kejahilan semata. ‎ ‎Sampai sebuah surat tiba di tangannya, ia mengabaikan kalimat yang tertulis di sana, sebelum rasa bersalah menyelimuti hati dan pikirannya ‎ ‎Sejak itu, Anon selalu memperhatikan setiap surat dan menyimpannya di sebuah kotak bak harta berharga. ‎ ‎Namun semakin banyak surat yang ia kumpulkan, semakin sulit membedakan mana kenyataan dan mana hayalan ‎ ‎Hingga satu surat membawanya kembali ke atap sekolah lamanya. ‎ ‎'untuk apa?' ‎ ‎Entahlah. Mungkin di sana, ada jawaban dari segala pertanyaan dan alasan mengapa hidupnya selalu digentayangi oleh surat-surat anonim. ‎ ‎Atau justru... Ada sesuatu yang selama ini telah ia coba lupakan. ‎
Toxic Relationshit?  by sittalily
sittalily
  • WpView
    Reads 143
  • WpVote
    Votes 56
  • WpPart
    Parts 2
Galang dan Rinda telah bersahabat sejak kecil. Seiring berjalannya waktu, persahabatan itu berubah menjadi cinta hingga mereka memutuskan untuk berpacaran. Sebagai seseorang yang selalu percaya bahwa setiap hubungan layak diperjuangkan, Rinda terus memaklumi setiap perubahan sikap Galang. Ia memilih mengalah, memaafkan, dan bertahan, berharap pria yang dicintainya akan kembali seperti dulu. Namun, semakin lama, cinta yang mereka bangun justru berubah menjadi hubungan yang dipenuhi luka. Lalu, sampai kapan Rinda akan bertahan? Benarkah cinta selalu pantas untuk diperjuangkan?
Carapace by imnotallee
imnotallee
  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 3
Bagi Maelian Respati, rumah bukan sekadar dinding dan atap. Rumah adalah cangkang, satu-satunya benteng yang melindungi keluarganya dari dunia luar yang jahat dan jejak kekerasan Bambang, ayah mereka. Sebagai anak dengan empati berlebih yang menyerap rasa sakit seperti busa, Mael bersumpah tak akan membiarkan siapa pun merusak "sarang" mereka lagi. ​Dengan ketajaman intuisi dan manipulasi emosional yang tak terlihat, Mael berhasil menyingkirkan ayahnya dan memegang kendali penuh atas rumah. Ia mengunci pintu dari dalam, memutus sinyal, dan memaksakan nostalgia masa kecil kepada Arini, ibunya yang makin pasif, serta Nila, adik perempuannya. Di mata Mael, ini adalah bentuk kasih sayang dan perlindungan tertinggi. ​Namun, ketika Nila mulai merasa tercekik dan diam-diam mencari jalan keluar bersama Julian, teman sekolahnya, Mael berhadapan dengan kegilaan terburuk dari sifatnya, ketakutan ekstrem akan penolakan. Di dalam rumah yang kian dingin, lembap, dan klaustrofobik, Mael dipaksa memilih, membiarkan adiknya bernapas di luar, atau meremukkan mereka semua di dalam cangkang yang ia ciptakan sendiri. ​Sebab bagi seorang kepiting, mencengkeram hingga hancur terasa lebih aman daripada harus melepaskan.