imnotallee
#Dark Retelling Classic Folklore, Cinderella
Jangan percaya pada keajaiban tengah malam.
Ketika Aruna melangkah ke lantai dansa dengan gaun megah dan sepasang sepatu kaca, ia mengira dongengnya baru saja dimulai. Namun, saat lonceng berdentang, bukan sihirnya yang lenyap, melainkan kendali atas tubuhnya sendiri.
Dengan senyum yang bukan miliknya, ia menumpahkan darah pangeran di hadapan seluruh istana. Kini, setiap langkah kaki Aruna hanya meninggalkan jejak mayat. Sebuah dekonstruksi kelam kisah Cinderella, di mana sepatu kaca bukanlah lambang cinta, melainkan kutukan yang menuntut nyawa.