staAceeyy
Juan, Marvel, Sean, dan Keno. Empat sekawan pewaris takhta bisnis yang terikat sumpah mutlak sejak SMP: tidak ada rahasia, tidak ada pengkhianatan, dan selalu saling menjaga punggung. Benteng pertahanan mereka terlalu kokoh untuk dihancurkan dari luar, bahkan oleh rival abadi mereka: Keluarga Mahendra.
Namun, mereka lupa bahwa benteng terkuat pun bisa runtuh dari dalam lewat manipulasi yang rapi.
Jessie Mahendra datang bukan dengan senjata, melainkan dengan senyuman tiruan dan jebakan tak kasat mata. Satu per satu dari empat sekawan itu jatuh ke dalam genggamannya, dijadikan mainan kecil dalam bidak catur yang Jessie kendalikan. Jessie mengira dia telah menang total dan berhasil menghancurkan aliansi mereka.
Sampai suatu hari, Jessie melakukan satu kesalahan fatal yang menyulut murka mereka berempat sekaligus.
Jessie lupa satu hal: 𝘮𝘢𝘯 𝘢𝘭𝘸𝘢𝘺𝘴 𝘮𝘢𝘯. Lahir dengan insting dominan, empat pria yang terluka harga dirinya itu memutuskan untuk berhenti mengalah. Permainan yang Jessie pikir berjalan lancar, justru berbalik menjadi bumerang, mengurung dirinya dalam hubungan rumit, gelap, dan berbahaya tanpa ada jalan untuk keluar.
Siapa yang akhirnya akan berlutut? Sang dalang, atau para korbannya?