ALEN_ONLYLILYVANHALEN
63 stories
school sex  by bociluwuww
bociluwuww
  • WpView
    Reads 17,118
  • WpVote
    Votes 49
  • WpPart
    Parts 2
ahhh ahhh enak pak arghh ahh baby memek kamu enak ahhh
sex school by viooke
viooke
  • WpView
    Reads 2,413
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
Warning!!🔞+ Adek-adek minggir dulu sex school adlh sekolah bebas dan wajib bagi muridnya untuk mantap-mantap sekolah bebas tapi juga ada aturannya.
Sex School by ceweknyabangtan
ceweknyabangtan
  • WpView
    Reads 179,677
  • WpVote
    Votes 237
  • WpPart
    Parts 1
cast: sakura, nako 18++ dosa tanggung sendiri area becek👅👙
Robert nya Aurel by lnddyy_
lnddyy_
  • WpView
    Reads 198,670
  • WpVote
    Votes 481
  • WpPart
    Parts 11
Hubungan seksualitas yang dikemas dalam perkampusan ;) BACA PASTI NAGIH
Hana Story by cokelatpisangg
cokelatpisangg
  • WpView
    Reads 176,142
  • WpVote
    Votes 228
  • WpPart
    Parts 14
Hana tau ada yang salah pada tubuhnya. Harusnya dia menolak semuanya, tapi tubuhnya tidak bisa berkutik. Dia justru menikmati apa yang mereka lakukan.
I Win You (21+) by cherryblossom0311
cherryblossom0311
  • WpView
    Reads 1,784,125
  • WpVote
    Votes 27,169
  • WpPart
    Parts 33
⚠️ 21+ sesuaikan usia kamu sebelum membaca tulisanku yang pasti bukan untuk anak remaja apa lagi anak kecil. "Vanilla, kau tahu apa yang kau lakukan?" "Tentu saja aku tahu." Ia menggesekkan area sensitifnya di benda berotot milik Nick. Bibirnya mengulas senyum penuh kemenangan yang terkesan jail. "Jangan salahkan aku jika... argh!" Nick menggeram, putus asa. "Fuck off!" "Jika apa?" "Jika benda itu tidak sengaja masuk, kau tahu itu risikonya, Vanilla," geram Nick jengkel karena Vanilla semakin menggodanya. Gadis itu terasa lembut, licin, dan hangat, Nick bisa merasakannya. Vanilla semakin menggoda Nick, menggesekkannya dengan lembut sambil mengerang dan menciumi sudut bibir bibir Nick berulang-ulang. "Nick... aku... sepertinya berubah pikiran." Nick mengatur napasnya. "Vanilla, jika kau terus bergerak ada kemungkinan benda itu akan tersesat masuk ke dalam." "Dia tidak akan tersesat kecuali kau menuntunnya." "Vanilla, it's not fucking jokes." Instagram @cherry.blossom0311 Facebook : Sakura Hikaru
Damn, He's Hot! by debu_La
debu_La
  • WpView
    Reads 1,541,629
  • WpVote
    Votes 53,389
  • WpPart
    Parts 46
18+, be wise guys! Di mata Belvina, North itu menyebalkan, jahil, dan overprotective. Maka dengan ketiga pandangan itu Belvina melabeli North sebagai musuh besar yang harus selalu ia recoki tiap hari. Hingga Belvina menemukan North bertelanjang dada. Gadis centil penyuka tubuh kekar itu dengan gesit berubah haluan. Merayu musuh besarnya dengan tampang konyol. "Wow! Your body is so damn hot, North!" "Get out from my room, Centil!" Belvina mengedipkan sebelah matanya, tersenyum menggoda. "Jadi jodoh gue yuk!" Belvina dan segala tingkahnya benar-benar selalu berhasil membuat North pening setengah mati.
Love Affair by narrberry
narrberry
  • WpView
    Reads 657,736
  • WpVote
    Votes 8,097
  • WpPart
    Parts 33
"Daniel atau Keihan?" "Kalo dua-duanya bisa gak sih? Harem?" © narrberry_ , 2024
+18 more
Queitly Yours by shasa10
shasa10
  • WpView
    Reads 24,980
  • WpVote
    Votes 124
  • WpPart
    Parts 8
"Kak, tolong cintai aku" -Kevin 21 + ⚠️Mind Your Age, I Already Warned⚠️ To get the latest update, you can follow.
The Ducibella 【End】 by dailymeeee
dailymeeee
  • WpView
    Reads 438,122
  • WpVote
    Votes 6,250
  • WpPart
    Parts 35
"Bisa gak berhenti ngerokok?" Suara Lea terdengar ringan, tapi sorot matanya menyimpan keteguhan. Alfan berdiri menyandar di motornya, satu tangan memegang rokok, asap melayang malas di udara. Tatapannya turun pelan ke arah Lea, seperti sedang menilai apakah pertanyaannya layak dijawab. "Gak." Jawabnya singkat, datar-tapi justru itu yang bikin suara itu terdengar dalam dan berbahaya. Lea menghela napas. "Bisa, kalau lo mau." Alfan tertawa kecil, bukan karena lucu. Lebih ke tawa dingin, berbahaya, kayak singa yang diganggu pas lagi malas. "Masalahnya," katanya sambil membuang rokok ke tanah, menginjaknya perlahan dengan sepatu, "gue gak pernah punya kemauan buat berhenti dari sesuatu yang nikmat." Lea menatapnya, masih mencoba logika. "Terus lo maunya apa?" Alfan maju. Satu langkah. Dua langkah. Sampai Lea harus mendongak. Sampai napasnya kehabisan ruang. Tangan cowok itu naik, menangkup tengkuk Lea, kuat, tapi gak kasar-lebih ke 'lo gak akan bisa kabur sekarang'. "Maunya?" bisik Alfan, dekat banget. Nafasnya panas, suaranya rendah dan dalam. "Your Lips." Lea menelan ludah, tubuhnya menegang. Tapi dia gak bergerak, gak bisa. "Gue berhenti ngerokok... kalau setiap malam bisa candu sama lo." Alfan mendekatkan bibirnya ke telinga Lea, napasnya mengiris kulit. "Kalau tiap kali gue pengen rokok, gantinya lo yang gue isep." Bisikannya brutal. Jelas. Tanpa sensor. Lalu dia mundur pelan, tapi sorot matanya masih mengunci Lea. "Deal?" ...... Content warning(s) : alcohol; smoking; harsh words; dirty jokes; dirty pick up lines; intimate skin contact; kissing, etc Cover by Pinterest