petitedoe
- Reads 921
- Votes 160
- Parts 10
Bagi semua orang di SMA Fransiscus Xaverius, 𝐇𝐚𝐥𝐯𝐢𝐞𝐫𝐚𝐧 𝐃𝐚𝐫𝐯𝐞𝐥𝐥𝐨 𝐀𝐫𝐤𝐚𝐧𝐚𝐧𝐭𝐡𝐚 adalah definisi nyata dari kulkas berjalan. Cowok berwajah tegas dengan tatapan mata setajam silet itu terkenal dingin, irit bicara, dan paling antipati dengan yang namanya keributan. Menyapa Halvi sama saja seperti mengantar nyawa ke kutub utara.
Tapi, hukum alam itu mendadak tidak berlaku jika sudah berhadapan dengan 𝐌𝐚𝐞𝐥 𝐀𝐫𝐥𝐚𝐧 𝐒𝐤𝐚𝐲𝐚𝐫𝐚.
Mael itu ceria, berisik, menggemaskan, dan hobi sekali menempel pada Halvi seperti prangko. Hanya di depan Mael, es batu di dalam diri Halvi bisa mencair, berubah menjadi sosok pacar yang luar biasa protektif, posesif, dan-sialnya-suka sekali menjahili Mael sampai cowok imut itu cemberut seribu bahasa.
Halvi tidak suka berbagi. Baginya, Mael adalah teritorinya yang tidak boleh disentuh, bahkan dilirik oleh orang lain sedikit pun.
"Halvi, ih! Jangan dipeluk terus, malu dilihatin orang!"
"Biarin. Biar mereka tahu kamu itu punya siapa, Mael."
Ini kisah tentang Halvi yang siap memasang badan untuk melindungi duniaya, dan Mael yang tidak bisa hidup tanpa dekapan posesif dari sang pelindung.
─── ・ 。゚☆: *.☽ .* :☆゚. ───
"Lo itu berharga, Mael. Dan sesuatu yang berharga itu harus dijaga ketat, biar nggak ada bajingan lain yang berani ambil."
⚠THIS IS DONGMARK!! NO NO SALPAK!!⚠
HAECHAN [DOM]
MARK [SUB]