reoangelo
Blair DuBois (Bee), seorang mahasiswa baru bertubuh tinggi ramping dengan ketampanan androgini yang sering memicu salah paham, dan Gavin Cooper, pria bertubuh tegap yang dikenal dingin, cerdas, serta memiliki prinsip tegas dalam memilih pasangan.
Berawal dari insiden tinju di kelas pertama hingga akhir manis di kamar asrama nomor 304, hubungan mereka berkembang dari sekadar interaksi teman sekamar yang diwarnai perhatian-perhatian kecil yang manis menjadi keterikatan emosional yang amat dalam dan tak terpisahkan.
Perjalanan mereka diuji oleh munculnya kesalahpahaman tentang identitas Blair, benturan prinsip, hingga aksi nekat Blair memotong habis rambut panjangnya demi membuktikan kesungguhan hatinya.
Namun, lewat kejujuran, keberanian meluapkan emosi, dan keruntuhan dinding ego di antara keduanya, Blair dan Gavin akhirnya berhasil melewati masa-masa kelam tersebut. Cerita ini ditutup dengan manis saat mereka meresmikan hubungan sebagai pasangan kekasih yang setara, tangguh, dan saling melengkapi di tengah dinamika kehidupan kampus.