qeenasukabulan
Ada kalanya semesta berbicara, bukan lewat suara, melainkan melalui hal-hal kecil yang sering kita abaikan. Mimpi yang terasa nyata, pertemuan yang terlalu kebetulan, pesan yang tak sempat terkirim, hingga perasaan gelisah tanpa alasan. Semua datang sebagai isyarat-pertanda yang baru dipahami ketika semuanya telah menjadi kenangan.
Semesta adalah kisah tentang cinta, duka, dan rekonsiliasi. Di antara dua jiwa yang penuh rasa ingin tahu, yang terikat oleh takdir, namun menghadapi ujian oleh waktu. Di sela-sela harapan dan perpisahan, mereka menemukan bahwa tidak semua yang sangat kamu rindukan memang ditakdirkan menjadi milikmu. Pada dasarnya, semesta selalu ada-namun hati terlalu dipenuhi oleh harapan sehingga tak mampu melihatnya.