honeyluner
Perang telah berakhir, tetapi tidak semua yang hilang bisa kembali-terutama ketika yang hilang adalah ingatan itu sendiri.
Hermione Granger tahu ia pernah memiliki keluarga. Ia tahu itu dengan pasti. Namun nama, suara, dan segala kenangan tentang mereka telah lenyap, terhapus oleh mantranya sendiri. Satu-satunya yang ia sisakan hanyalah beberapa lembar foto yang disimpan rapi, dilindungi dari sihir, sebagai satu-satunya bukti bahwa mereka pernah ada.
Wajah-wajah dalam foto itu menjadi satu-satunya petunjuk yang ia miliki.
Pencarian Hermione membawanya keluar dari Inggris, mengikuti jejak samar yang akhirnya mengarah pada sebuah universitas muggle. Di sana, ia menemukan seseorang yang wajahnya terlalu familiar. Seorang dosen yang tanpa sadar sangat mirip dengan pria dalam foto yang selama ini ia jaga.
Namun, petunjuk itu tidak datang tanpa gangguan.
Draco Malfoy, mantan Death Eater yang menghilang tanpa jejak sejak perang-ternyata tidak benar-benar hilang. Ia hidup di dunia muggle, menyembunyikan identitasnya, menjalani kehidupan baru sebagai mahasiswa di universitas yang sama. Tanpa sihir. Tanpa nama besar. Tanpa masa lalu.
Dan entah bagaimana, ia tahu sesuatu.
Setiap kali Hermione mendekatinya, setiap kali ia meminta bantuan, Draco selalu menuntut hal yang sama-sesuatu yang terasa konyol, hampir tidak masuk akal: sekotak beri. Sebuah syarat sederhana yang berubah menjadi kebiasaan diam-diam, lalu menjadi alasan yang tidak pernah diakui untuk terus bertemu.
Di balik pencarian yang semakin dalam, Hermione mulai menyadari bahwa bukan hanya ingatannya yang disembunyikan. Draco pun menyimpan lebih dari yang ia tunjukkaN tentang pria dalam foto, dan mungkin... tentang dirinya sendiri.
Karena terkadang, kebenaran tidak hanya tersembunyi dalam apa yang hilang, tetapi juga dalam apa yang sengaja tidak dikatakan.