korintje's Reading List
6 storie
Dipaksa Menikah dengan CEO Rasisme di RakaPWritings
RakaPWritings
  • WpView
    LETTURE 61,481
  • WpVote
    Voti 2,952
  • WpPart
    Parti 20
"Siska, ini calon suami kamu. Dia CEO Rasisme." Kata-kata ayah kandungku sendiri membuatku terhentak. Di ulang tahunku yang ke-17 aku terpaksa dinikahkan dengan CEO dari Rasisme demi membayar hutang ayahku ke aplikasi pinjol dan PayLater. Pupus sudah cita-citaku mengenyam bangku kuliah. Sekarang aku harus melayani CEO yang lebih tua 20 tahun dariku! Selain rasis, dia juga keji! Tapi...terkadang ada sisi lembutnya yang hanya ia perlihatkan padaku. Disclaimer: Parodi gaess :(
KUDRO di Simplemanstory
Simplemanstory
  • WpView
    LETTURE 264,843
  • WpVote
    Voti 4,389
  • WpPart
    Parti 6
bercerita tentang Bayu Saseno menyelam dalam ingatan masalalunya, mencari dimana keberadaannya dalam tatanan bunga Wijayakusuma
Lewat Tengah Malam di SwetaKartika
SwetaKartika
  • WpView
    LETTURE 177,945
  • WpVote
    Voti 2,706
  • WpPart
    Parti 8
Kelamnya malam menyimpan rahasia terdalam. Kepingan kisah bertebaran, tertular dari mulut ke mulut saling berkesinambungan. Kini kisah-kisah itu terangkum dalam sebuah catatan. Kumpulan pengalaman mencekam, kisah nyata yang senantiasa berubah seiring rekaan dari segala penjuru zaman. Mereka terhimpun oleh satu tali kesamaan. Kisah-kisah yang berlangsung kala gelap kian mencekam di waktu hening tak bertuan. Lewat Tengah Malam.
Lelaki yang Menunggu Bayi di someonefromthesky
someonefromthesky
  • WpView
    LETTURE 2,236
  • WpVote
    Voti 154
  • WpPart
    Parti 1
Seorang lelaki yang sedang menunggu persalinan istrinya bertemu dengan lelaki lain yang misterius.
Primbon di MahesaMara
MahesaMara
  • WpView
    LETTURE 260
  • WpVote
    Voti 16
  • WpPart
    Parti 1
Ajang resepsi pernikahan biasanya memiliki banyak lapisan tersembunyi di balik punggung kedua mempelai yang berbahagianya. Persaingan diam-diam kedua belah pihak keluarga beserta cabang-cabangnya, pergosipan dan saling sindir yang menyihir ibu-ibu haji paling lembut menjadi hakim bertrisula. Ali Salihin sudah hampir kebal dengan segala intrik pesta adat setelah mendatangi berpuluh-puluh pernikahan sanak saudaranya yang melimpah ruah hampir di tiap provinsi. Dikiranya keberagaman suku dalam keluarga besar mereka bisa membuat anggotanya lebih toleran, tapi Ali tentu saja salah besar. Nama Cecilia Halim rasanya sudah sama pribuminya dengan nama Ali dan di zaman modern ini konyol rasanya kalau warna kulit dan bentuk mata masih menjadi masalah. Tapi sekali lagi, Ali, tentu saja, salah besar. Di zamannya ini, Ali tidak perlu lagi mendobrak dinding tinggi yang memisahkan. Di zamannya, yang ia perlu lakukan adalah menyibak tirai nyaris tak kasat mata dan berkutat dengan benang-benang kusut yang lengket mengikat tangan kakinya. Dan ketika ia tidak bisa menemukan bantuan dari sekitarnya, Ali mencari pertolongan dari bisikan-bisikan horoskop, primbon, dan geomancy.