zzzknq's Reading List
3 stories
Childhood Memories di dhitapuspitan
dhitapuspitan
  • WpView
    LETTURE 4,020,647
  • WpVote
    Voti 220,462
  • WpPart
    Parti 39
[Published by Inari, 2018] Karena kebadungannya, Sandra harus pindah ke Bandung dan tinggal bersama neneknya yang strict abis. Pada hari pertama tinggal di rumah nenenya, tiba-tiba Sandra tersiram air oleh cowok tetangga. Cowok yang bernama Ardan ini ternyata teman masa kecil Sandra. Dengan cepat, mereka jadi sahabat lagi. Sandra senang Ardan masih inget Sandra suka stroberi. Sandra senang Ardan baik, mau antar Sandra ke sekolah. Yang Sandra nggak senang, Ardan suka curhat tentang Anjani, cewek yang Ardan taksir. © 2015 by dhitapuspitan
R: Raja, Ratu & Rahasia di wulanfadi
wulanfadi
  • WpView
    LETTURE 27,358,904
  • WpVote
    Voti 1,715,806
  • WpPart
    Parti 75
Sudah Difilmkan, 12 Juli 2018 💝 #1 Fiksi Remaja - 3 Januari 2016, 7 Februari 2016 "Raja marah?" meski seratus persen yakin dengan jawaban cowok itu, Raja, cewek itu tetap bertanya. Tetapi Raja tidak pernah menunjukkan amarahnya di depan cewek itu. Raja hanya mengulurkan tangannya dan berkata, "Ayo pulang, Ratu." Cewek itu, Ratu, menyambut uluran tangan Raja. © Hak Cipta Terlindungi, oleh wulanfadi, 2015
Revan & Reina di bellawrites
bellawrites
  • WpView
    LETTURE 8,954,200
  • WpVote
    Voti 168,792
  • WpPart
    Parti 16
[TELAH DITERBITKAN & DIFILMKAN] Pandangan Reina dan Revan beradu. Dan, hal pertama yang mampu gadis itu lakukan adalah memejamkan kedua matanya sambil menghirup udara sebanyak mungkin. Sementara ia menyusun kata demi kata untuk mengurai penjelasan, justru Revanlah yang pertama kali membuka mulut. Memecah keheningan yang janggal. Meski begitu, ekspresi Revan terlihat muram. "Gue ngerti kok, Na. Tanpa lo jelasin pun, gue bisa mengerti," Revan melempar pandangannya ke arah lain. "Karena itu satu-satunya hal yang mesti gue lakukan ketika dia kembali." Reina masih terdiam. Perasaannya teraduk-aduk. *** Sebab Revan percaya, hati yang terluka hanya perlu waktu untuk sembuh. Namun, bukankah rasa kerap berjalan beriringan dengan anomali? Kini, kebahagiaan pun masih bertumpu pada ketidakpastian.