defdrps's Reading List
3 stories
SAGARA [Book #1] by neomuhane
neomuhane
  • WpView
    Reads 1,142,250
  • WpVote
    Votes 13,021
  • WpPart
    Parts 3
(COMPLETED) (Sebagian part sudah di unpublish acak untuk kepentingan penerbitan) Saya dan Sagara menjalin hubungan apa adanya untuk mencari ujung dari perjalanan samudra yang kami arungi bersama. Akankah kita sampai di sana? 2018 © neomuhane
Little Monster [COMPLETED] by noninodi
noninodi
  • WpView
    Reads 69,924
  • WpVote
    Votes 10,032
  • WpPart
    Parts 55
"There's a living monster inside me that nobody can handle, even me." "..." "How if there's someone who could love you correctly and appropriately? Would you let him in?" ____ Searsa La Mirya hates to get involved in any kind of bounding relationship, including lover and friendship matters. Repot katanya. She draws such an imaginary line that nobody allows to cross. She's the best one in comforting others without leaving any words, and so does when she just disappears. Orang bilang Searsa itu egoistic bitch, yang tidak pernah memikirkan orang lain ketika dia mencampakkan perasaan tulus mereka. Yang orang tidak tahu, gadis ini hanya sedang menyelamatkan diri dari patah hati ketika ia sendiri tidak bisa melawan ketakutannya sendiri. She likes to love, but not to be loved. ____ This story is fully dedicated to me, myself, and also my beloved OTP lack of moment, Seulbri shipper fellas. I own nothing but the story line. The characters are fictional. The book might contain many inappropriate words, and dark mind/thought that ain't meet your cup of tea, so that please be wise readers :) Happy Reading 🤗 Anak Timun | Bundanya Doun (18+) *Rated mature due to the topic discussed. Started from: August 11, 2020 Until: December 18, 2020
Imperceptible Boundary [COMPLETED] by noninodi
noninodi
  • WpView
    Reads 115,018
  • WpVote
    Votes 14,358
  • WpPart
    Parts 41
"Mas Abrian... aku suka kamu." Ujar gadis itu tiba-tiba, tepat di pinggir lapangan sekolah saat tak ada siapapun di sana. Tepat sebelum Brian melanjutkan langkah menuju hall utama untuk pertunjukan bandnya. Gadis itu terlihat sangat biasa, tanpa rona gugup yang menghiasi wajahnya. Brian bahkan tidak menemukan raut kecemasan seperti biasa yang ia tangkap setiap kali para gadis itu mendekat. Ia terlihat casual dengan pipi chubby dan tubuh sedikit gempal serta rambut sebahunya yang melambai tatkala sehembus angin melewatinya. "itu kata Joana. Anak kelas sepuluh A." ujarnya lagi masih mengulurkan sebuah kertas yang Brian duga adalah surat cinta yang ditulis tidak ada niat-niatnya. Surat itu lebih seperti surat dadakan yang dibuat sebelum ulangan harian, dengan kertas tengah Sidu tanpa pemanis yang membuat surat itu spesial. "diterima ya Mas. Kasihan kalo ditolak. Nanti aku gak jadi diajak jajan ke Yoshinoya." Tambahnya lagi membuat Brian kehilangan kata-kata. "udah ya Mas, aku duluan. Ini suratnya aku tinggal di sini. Aku masih harus les soalnya. Joana ada di sana, nanti di samperin ya." Ujarannya lebih seperti seseorang yang sedang menitipkan surat ijinnya alih-alih titipan surat cinta. Gadis itu terlihat smart namun bodoh di satu waktu. Jika itu memang surat cinta, tidakkan terlalu riskan meninggalkannya di bawah batu di tepi lapangan? Brian hanya tersenyum miring kemudian. _____ This story is fully dedicated to my beloved OTP lack of moment, Seulbri. I own nothing but the story line. The characters are fictional, there is no single thing related to someone's experience in real life. The book might contain many inappropriate words, so that please be wise readers :) Happy Reading Anak Timun | Bundanya Doun