Chalizammarai's Reading List
3 stories
I (never) Give Up ( Sudah Diterbitkan) by Dinni83
Dinni83
  • WpView
    Reads 1,935,580
  • WpVote
    Votes 99,738
  • WpPart
    Parts 18
Cerita terakhir dari keluarga Hardiwijaya. Barra putra bungsu si Pangeran Es,Andra melewati masa patah hati nan pahit semasa remaja. Cinta pertamanya memilih pergi. Di sisi lain Devira, putri teman kedua orang tuanya tergila-gila pada laki-laki yang hanya menganggapnya adik. Peristiwa di masa lalu membuat Devira harus menjauh, mengubur perasaan tak berbalasnya. Kini di saat keduanya meninggalkan masa remaja, takdir kembali mempertemukan keduanya kembali. Akankah Devira mampu melanjutkan hidupnya di bawah bayang-bayang cinta masa lalu atau terus bertahan meski sadar memiliki Barra merupakan harapan yang mustahil terwujud?
Heaven In Your Eyes (Completed) by lalalatte85
lalalatte85
  • WpView
    Reads 787,002
  • WpVote
    Votes 54,323
  • WpPart
    Parts 39
In your eyes i see. Love. Heaven. Arundaya Agyana- Kalinda Triatomo
{DITERBITKAN} Countless Love by Kaleela
Kaleela
  • WpView
    Reads 4,071,421
  • WpVote
    Votes 270,226
  • WpPart
    Parts 33
Raikan pikir ia tak akan pernah jatuh cinta lagi. Kebahagiaan bisa dicari bukan hanya sekedar dari cinta, menurutnya. Hidup tanpa cinta memang terdengar naif, tapi itulah yang sedang ia terapkan pada hidupnya. Perjalanan cinta di masa lampau selama hampir 22 tahun memberinya banyak pelajaran untuk tetap menjaga hatinya dari perempuan manapun sampai akhirnya... ia kembali tersadar... Ini bukan pertama kalinya Keeyara melihat lelaki itu. Bukan pula saatnya bersikap canggung layaknya mereka baru saling mengenal. Tapi sikap tertutup keduanya selalu menjadi tembok pembatas bagi magnet - magnet yang tanpa sadar saling menarik dalam diri masing - masing. Ya, keduanya memang memiliki kutub yang berlawanan. Kutub yang mereka pikir tak akan pernah bertemu pada satu titik hingga kenyataan menggagalkan setiap teori yang mereka punya. "Raikan bukan seorang gay? yang benar?" - Keeyara. "Apa sih yang gadis itu pikirkan tentangku? bos yang kejam?" - Raikan.