doie_queen
Doyoung tidak menangis karena ayahnya menjual dengan semena mena dirinya pada seorang pria kejam tanpa belas kasih
Ia tidak juga menangis karena pria itu terus menyiksa nya baik dengan perlakuan atau perkataan.
Ia menangis karena menyadari betapa tidak berdayanya ia untuk melawan, yang bisa ia lakukan hanya menangis. Satu satunya bahasa yang ia ketahui
Dan pria itu tidak pernah suka orang cengeng, setiap kali ia menangis pria itu akan datang mendekat, menggeram lalu mencekik nya sampai hampir mati
Dengan suaranya yang dalam, pria itu mendesis mencengkram dagu Doyoung sampai memerah "Dua miliar untuk satu anak cengeng, cih di jual kembali pun tak ada yang sudi membeli manusia lemah seperti mu."
Kemudian seperti beberapa hari sejak ia sampai disini, pria itu pergi mengunci dirinya di dalam ruangan gelap dan kosong.
[ TRIGGER WARNING ]
This story contains mature and dark themes that may be disturbing for some readers, including: Human trafficking, extreme imbalance power, physical violence, degradation, non-consensual acts, and toxic behavior. This is a work of fiction. Read at your own risk. Not for the faint of heart.