My Story
3 stories
Because I Love You by Angginandita
Angginandita
  • WpView
    Reads 288
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 3
Sebuah pengorbanan seorang gadis yg rela terluka untuk mengingatkan sahabat masa kecilnya bahwa dia adalah sahabat masa kecilnya. Karena sebuah tragedi menimpa sahabatnya itu dan sang sahabat harus pergi ke luar negeri.Namun setelah 10 tahun kemudian sang sahabat pulang ke negaranya dan sang gadis sangat senang,mereka bersekolah disekolah yg sama, namun sahabatnya itu lupa dengan gadis ini. Dan setiap hari gadis ini berusaha mengigatkan sahabatnya itu namun lama kelamaan sahabatnya ini merasa muak karena sang gadis terus mengikutinya kemanapun. Hingga akhirnya sang gadis jatuh cinta kepada sahabatnya dan terus berusaha mengikuti sahabatnya kemana pun bahkan sahabatnya selalu berbuat jahat kepada sang gadis ,namun gadis ini terus bersabar dan berusaha melindungi sahabat masa kecilnya ini.Ketika sang gadis merasa tak kuat untuk terus melindungi sahabat masa kecilnya. Datanglah seorang pria yg tampan yaitu temannya sendiri , dia sangat mencintai sang gadis.
Camera In Love by Angginandita
Angginandita
  • WpView
    Reads 487
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 2
aku seorang photografer muda ,profesional yg terkenal di eropa. aku masih anak sekolah menengah atas dan umurku 18 tahun.sejak tinggal dijerman selama 5 tahun akhirnya aku pulang kejepang dan bertemu dengan seorang gadis yg bisa merubah hidupku dan dimulailah kisah cintaku yg rumit
Secret admirer by Angginandita
Angginandita
  • WpView
    Reads 3,123
  • WpVote
    Votes 210
  • WpPart
    Parts 8
Aku melihatnya disini sekarang dia begitu lihai dalam memainkan bola basket ,teman-teman perempuanku berteriak sangat kencang menyebut namanya "kyyaaaa kazuo kun kawaii" "kerenn kazuo kun semangat " "kazuo kunnn". Ya begitulah teriakan dari fans kazuo kun.Kazuo kun lelaki yg sangat aku kagumi namun aku tidak ada pantasnya untuk dia, aku hanya gadis berkacamata yg tak populer seperti kazuo kun .Lamunanku buyar saat kulihat dia telah selesai bermain basket teman-temanku kebanyakan perempuan menghampiri dia dan menawarkan minuman serta handuk untuknya namun dia menolak dan berjalan kearahku sudah dipastikan pasti mukaku sudah memerah bagaikan tomat kesukaannya. "hai..." Apa pendengaranku rusak dia barusan menyapaku. aku menjawab dengan gugup "ha..ha..haii"namun dia malah melangkah menjauh dariku. Teettt teettt bel pulang berbunyi aku segera bergegas membereskan buku-buku ku dan pulang tentunya.