nissanaabbillh's Reading List
11 stories
Goodbye Popularity by oryzena
oryzena
  • WpView
    Reads 6,191,278
  • WpVote
    Votes 401,223
  • WpPart
    Parts 57
[ON EDITING] [[Beberapa part masih diprivate ]] Apa sih arti populer itu? Menurut kamus Jessy nih, populer itu artinya dikagumi banyak orang, kalau Jessy tentu aja kecantikannya. Pengertian sempit banget yang menjerumuskan Jessy pada penderitaan. Dihina, dicaci maki, dan ditusuk dari belakang sama orang-orang yang mengaku 'teman' cukup membuat Jessy kapok jadi populer. Bermodalkan kaca mata bundar besar, rambut dikepang dua, Jessy menutup segala akses untuk membuatnya populer di SMA-nya. Ia ingin masa putih-abunya tenang, damai, sejahtera. Pacar? Ke laut aja! Temen banyak? Ngapain kalau semuanya ternyata fake! Tapi, saat ada seseorang yang mengetahui jati dirinya, kemudian meminta bantuannya. Ditambah lagi penindasan oleh pasangan iblis di sekolahnya. Membuat Jessy mau tidak mau harus kembali. Apa keputusan Jessy kali ini tepat? Kembali dikenal orang-orang dan mengejar cintanya? Sayang, seharusnya ia tidak kembali. Highest ranking #2 in Teen Fiction (24 Juli 2016)
Different  by kdk_pingetania
kdk_pingetania
  • WpView
    Reads 10,943,965
  • WpVote
    Votes 558,817
  • WpPart
    Parts 60
CERITA TELAH DITERBITKAN Kiara Ifania : 1. Cantik ✔ 2. Pinter ✔ 3. Polos ✔ 4. Imut ✔ 5. Rokok ✘ Karrel Antonio : 1. Ganteng ✔ 2. Pinter ✘ 3. Nakal ✔ 4. Brandal ✔ 5. Rokok ✔ Bagaimana jadinya jika dua orang yang berbeda sifat disatukan oleh takdir? Sanggupkah mereka bersama? #02 in teen fiction (01-10-2016) *** Different Copyright © 2016 by kdk_pingetania
Caramel Macchiato by ariqohf
ariqohf
  • WpView
    Reads 9,576,254
  • WpVote
    Votes 336,822
  • WpPart
    Parts 50
[CERITA INI SUDAH DITERBITKAN] Dia, seperti Caramel Macchiato. Dibalik tawanya, dia sedih. Dibalik keceriaannya, ia menyimpan luka. Semua orang hanya tahu bahwa ia adalah seseorang dengan sejuta keceriaan yang ia tebarkan tanpa tahu ia juga mempunyai sejuta kenangan pahit yang ia tutupi semanis mungkin. Tapi, tak ada minuman yang tak pernah habis walau terus saja diminum, bukan? Semakin lama, caramel yang ada diatasnya itu terkikis. Lalu, jika caramelnya sudah habis, akan ada rasa kopi yang pahit. Mungkin sedikit pahit karena sudah dicampur oleh gula dan susu. Dan lama lama, dia sudah mulai menampakkan kesedihannya. Membuat semua orang bertanya. Tetapi Ia tetap berusaha untuk menyembunyikannya semanis mungkin walau mungkin tak semanis dulu. Copyright © 2014 by Iffah Ariqoh.
Friend Zone by mylullaby_
mylullaby_
  • WpView
    Reads 11,118,269
  • WpVote
    Votes 445,186
  • WpPart
    Parts 36
SUDAH TERBIT! Pokoknya, lo harus peka sama keadaan sekitar lo. Jangan kayak gue, yang selalu ga peka dengan segala hal, bahkan gue ga peka sama orang terdekat gue. Gue harap, lo jangan sampe ngerasain hal yang ga pengen lo rasain karna sifat lo yang cuek. Karena, gue merasakan hal yang ga pengen gue rasakan di hidup gue. Bahkan di mimpi terliar gue pun ga mau merasakan hal itu.
HURT by LittleSunshine_
LittleSunshine_
  • WpView
    Reads 4,274,821
  • WpVote
    Votes 165,183
  • WpPart
    Parts 36
[SUDAH DI TERBITKAN, GRAB IT FAST DI GRAMEDIA TERDEKAT!] "Mungkin dari awal harusnya gue sadar kalau selama ini lo itu cuma jadiin gue alat untuk move on. Gue sadar gue itu bodoh banget karna memutuskan untuk menerima elo. Padahal sudah jelas resiko yang gue tanggung itu, ketika dia di masa lalu lo kembali lagi dan siap mengambil lo yang cuma dititipin ke gue. Siap mengambil apa yang semestinya jadi milik dia. Someday if you get hurt by her, maybe you SHOULDN'T come back to me. or.... you should?" - Alena Venicia. [BEBERAPA CHAPTER HANYA BISA DI BACA OLEH FOLLOWERS] Copyright © 2013-2015 by littlesunshine_ Hak Cipta Terlindungi © 2013-2015 oleh littlesunshine_
Unsent Letters by elcessa
elcessa
  • WpView
    Reads 1,236,269
  • WpVote
    Votes 83,180
  • WpPart
    Parts 49
[TELAH DITERBITKAN oleh Penerbit Grasindo, 2017. Tersedia di Gramedia] - the first nine chapter's still available for preview - "Kamu selalu berkata kalau aku ini bintang yang paling terang. Bintang yang memberi kamu inspirasi saat otakmu buntu mencari lirik lagu. Juga bintang yang menjadi tempatmu menumpukan harapan saat seluruh dunia membuatmu kecewa. Tapi kamu salah, Raffa. Buatku, kamu lah bintang itu. Kamu lah bintang yang menuntunku melewati titian kecil bertepi jurang. Kamu bintang yang meraih tanganku dan menggenggamnya erat, membawaku terbang ke langit malam saat seluruh dunia membuatku kecewa. Kamu lah bintang yang membuatku bertahan, menguatkanku, menunjukkan jalanku. Lalu apa yang harus ku lakukan saat kamu-satu-satunya penunjuk arahku-menghilang? Aku butuh kamu, Raf. Aku masih butuh kamu." © 2015 by elcessa All Rights Reserved.
Kiara by Dinni83
Dinni83
  • WpView
    Reads 2,757,225
  • WpVote
    Votes 813
  • WpPart
    Parts 3
Pernahkah kamu merasa iri dengan semua keberuntungan setiap wanita yang memasang senyum bahagia dengan pasangannya. Aku bersahabat dengan rasa itu bahkan sempat bermimpi seorang pangeran berkuda putih akan menyelamatkanku. Sayangnya kenyataan tidak seindah itu termasuk laki-laki pendiam itu, dia juga bukan seorang pangeran, wajahnya lumayan tapi rautnya selalu masam dan dingin. Ini kisahku dengan dia, laki-laki pendiam yang sering membuatku naik darah. Tuhan mengirimnya karena aku membutuhkannya meski tidak mengiginkannya.
Kita by renitanozaria
renitanozaria
  • WpView
    Reads 5,856,204
  • WpVote
    Votes 348,244
  • WpPart
    Parts 44
[Completed] Aku tidak pernah percaya pada keajaiban. Lalu kemudian, aku melihatmu tertawa.
... by radinazkia
radinazkia
  • WpView
    Reads 6,951,334
  • WpVote
    Votes 84,626
  • WpPart
    Parts 6
Revan & Reina by bellawrites
bellawrites
  • WpView
    Reads 8,954,151
  • WpVote
    Votes 168,792
  • WpPart
    Parts 16
[TELAH DITERBITKAN & DIFILMKAN] Pandangan Reina dan Revan beradu. Dan, hal pertama yang mampu gadis itu lakukan adalah memejamkan kedua matanya sambil menghirup udara sebanyak mungkin. Sementara ia menyusun kata demi kata untuk mengurai penjelasan, justru Revanlah yang pertama kali membuka mulut. Memecah keheningan yang janggal. Meski begitu, ekspresi Revan terlihat muram. "Gue ngerti kok, Na. Tanpa lo jelasin pun, gue bisa mengerti," Revan melempar pandangannya ke arah lain. "Karena itu satu-satunya hal yang mesti gue lakukan ketika dia kembali." Reina masih terdiam. Perasaannya teraduk-aduk. *** Sebab Revan percaya, hati yang terluka hanya perlu waktu untuk sembuh. Namun, bukankah rasa kerap berjalan beriringan dengan anomali? Kini, kebahagiaan pun masih bertumpu pada ketidakpastian.