Perempuansenja_ofc
- Reads 19,080
- Votes 1,418
- Parts 27
Tujuh tahun pernikahan Adila dan Trian berdiri di dua dunia yang berbeda.
Di depan publik, mereka tampak seperti pasangan sempurna.
Trian adalah direktur utama perusahaan konstruksi nasional warisan ayahnya. Memimpin proyek tol, pelabuhan, hingga pembangunan strategis pemerintah. Namanya identik dengan ambisi, angka besar, dan keputusan berisiko tinggi.
Adila adalah dokter spesialis anak di rumah sakit ternama Jakarta. Setiap hari ia menjaga napas bayi-bayi kecil di NICU, menenangkan orangtua yang panik, dan memastikan anak-anak pulang dengan sehat.
Namun di balik citra itu, mereka menyimpan satu penantian panjang yang tak pernah selesai.
Di keluarga Trian, garis darah bukan sekadar urusan pribadi, ia menyangkut saham, kekuasaan, dan masa depan perusahaan. Tanpa penerus, posisi bisa digoyang. Tanpa anak, nama keluarga dipertanyakan.
Tekanan datang bukan hanya dari ruang rapat, tapi juga dari meja makan keluarga.
Sementara itu, Adila yang terbiasa mengendalikan situasi di ruang medis, mulai mempertanyakan tubuh dan dirinya sendiri. Trian yang terbiasa menyelesaikan proyek bernilai triliunan, tak bisa "memperbaiki" satu hal yang paling ia inginkan.
Di antara ambisi, warisan, dan ekspektasi keluarga besar, pernikahan mereka diuji-bukan karena cinta yang hilang, tetapi karena terlalu banyak beban yang ditanggung diam-diam.
Ini bukan hanya kisah tentang menanti seorang anak.
Ini tentang memilih pasanganmu, ketika seluruh dunia meminta sesuatu yang berbeda.