bapkyr
Aluna Jun mungkin adalah salah satu gadis yang sering kaulihat di stasiun; di tengah hiruk-pikuk pagi atau kepenatan senja, di antara tas tangan atau roda-roda koper pekerja, di antara kedai kopi atau toserba, di antara lampu-lampu jalan atau papan reklame berbayar.
Aluna Jun adalah gadis sebiasa itu. Setidaknya bagi dirinya sendiri. Soalnya, Jin punya pendapat lain. Menurutnya, Aluna adalah pengejawantahan kompleks dari cinta dan benci; sebuah guci penuh air yang dasarnya sengaja dilubangi.
Jangan tanya kenapa Aluna begitu kompleks. Tidak perlu.
Saat kau gulir terus halaman ini, kau akan menemukannya--sebuah alasan mengapa Aluna Jun, si gadis biasa yang hidupnya berwarna merah muda, berubah menjadi seorang Jalang yang hatinya dipenuhi bayang-bayang amarah.