bananapuffs
"Fatim" Panggilnya.
"Ya?" Wajah Fatim memerah, entah apa yang ingin ia katakan.
"Bisa tolong tanya sama Tuhan lu," Ia terdiam sejenak, kemudian menarik napasnya.
"Boleh gak kalo gue yang bukan umatnya, mencintai hamba-Nya?"
"Hambanya?"
"Iya, maksud gue itu elo, Fat"
Glek. Fatim terdiam.