MeiShinManalu
- LẦN ĐỌC 250
- Lượt bình chọn 13
- Các Phần 4
"Nduk, menjadi perempuan itu harus melalui tiga fase. Pertama sebagai putri, kedua sebagai istri, dan ketiga sebagai ibu. Kalau kamu sudah mencapai ketiga fase itu, barulah kamu bisa dikatakan sebagai seorang perempuan yang sempurna."
***
Tujuh tahun Savita menikah dengan Dipta, dosen filsafat di kampusnya dulu, dan selama itu pulalah ia harus menerima tudingan dan cemoohan mertua soal dirinya yang mandul.
Satu-satunya yang menawarkan kenyamanan bagi wanita itu kini hanyalah perpustakaan Mahesa. Sejenak, Savita bisa menenangkan diri kala bekerja menjaga perpustakaan adik tingkatnya itu. Namun, suatu malam, masalah yang mengimpit dan kenyamanan yang Mahesa tawarkan membuat keduanya menghabiskan malam di tempat tidur.
Dua bulan kemudian pun, Savita dinyatakan hamil. Mahesa terus menanyakan apakah anak yang wanita itu kandung adalah anaknya, sementara di satu sisi Dipta menyambut bahagia berita kehamilan sang istri.
Apa yang harus Savita lakukan? Haruskah ia jujur jika bayi yang dikandungnya merupakan anak Mahesa? Ataukah selamanya ia simpan saja rahasia itu rapat-rapat demi kebahagiaan rumah tangganya dan Dipta?
(Cerita lengkapnya sudah terbit di aplikasi Cabaca)