coffecoke's Reading List
3 stories
The Sorcery : Little Magacal Piya [Telah Diterbitkan] by PrythaLize
PrythaLize
  • WpView
    Reads 4,353,210
  • WpVote
    Votes 302,085
  • WpPart
    Parts 68
[REPOST]--Wattpad Version Tersedia sampai part 31. Kalau kalian menemukan cerita ini menarik, go grab it fast on the nearest book store (online or offline). Happy Reading! *** [Fantasy & (Minor)Romance] Baru saja, aku harus menghadapi fakta tentang perlakuan ibu tiriku yang semakin leluasa ketika ayahku tidak ada di rumah. Sekarang, aku harus menghadapi fakta baru dan meyakini bahwa aku berada di dunia lain dan menjadi seorang penyihir di dunia itu. Baru saja aku bernafas lega karena sudah melepaskan hidupku sebagai manusia. Namun lagi-lagi aku dihadapi fakta baru bahwa ternyata aku adalah penyihir yang diincar oleh sebuah kelompok yang menjadi musuh penyihir di sana. Tsuyirika Piyorin (Piya) *** ©2015-2016, Cindyana H Telah diterbitkan dan tersedia di toko buku terdekat. Sisa 17 chapter, go peek a lil boo ^^ Highest Rank #1 Fantasy
DEAR NATHAN by Eriscafebriani
Eriscafebriani
  • WpView
    Reads 33,961,984
  • WpVote
    Votes 871,793
  • WpPart
    Parts 44
(Telah Terbit dan Difilmkan) Berawal dari keterlambatan mengikuti upacara pertama di sekolah baru, Salma Alvira bertemu dengan seorang cowok yang membantunya menyelusup lewat gerbang samping. Selidik punya selidik, cowok itu ternyata bernama asli Nathan; murid nakal yang sering jadi bahan gosip teman-teman terdekatnya. Beberapa rangkaian kejadian pun terjadi yang justru mengantarkan Salma untuk menjadi kian lebih dekat dengan Nathan. Dua kepribadian yang saling bertolak belakang, seperti langit dan bumi; yang tidak bisa bersatu tapi saling melengkapi. Novel ini mengisahkan tentang masa indah putih abu-abu, persahabatan, pelajaran kehidupan dan pentingnya untuk selalu menghargai perasaan.
Trust by dhitapuspitan
dhitapuspitan
  • WpView
    Reads 4,228,447
  • WpVote
    Votes 274,169
  • WpPart
    Parts 54
Hidupnya indah, pada masanya. Satu masalah datang membuatnya bertransformasi menjadi dia yang lain, yang tak dikenal dan tak mau dikenal. Hidupnya berubah hitam, monoton, tak bergairah. Namun, ketika muncul setitik harapan cerah yang datang untuk membantunya kembali bangkit, hal lain muncul. Ragu itu muncul ketika harus dihadapkan pada kata percaya. Percaya untuk percaya dengan ketulusannya, atau tidak percaya karena banyak asumsi buruk yang berputar di kepalanya. Bagaimana jika ketulusan itu hanyalah kepalsuan? Ketika ia percaya, hanyalah penyesalan yang tercipta. Namun, bagaimana jika sebaliknya, ketulusan itu benar-benar sebuah ketulusan? Namun, pada kenyataannya ia masih berada di antara keduanya. Berpikir antara ya dan tidak, antara percaya dan tidak percaya. Terpaku pada garis yang sama, dengan satu ragu untuk memilih jalan yang mana. Ia tak mau salah untuk memilih. Lagi. Karena terakhir kali ia percaya, yang dipercayai mengkhianatinya.