recommended
4 stories
The Two of Us by bellawrites
bellawrites
  • WpView
    Reads 1,992,651
  • WpVote
    Votes 146,473
  • WpPart
    Parts 21
Angga adalah pil biru yang selalu berusaha meninggalkan masa lalunya dan lari dari kenyataan. Sementara itu, Vania adalah pil merah yang sedang berusaha mengejar dan membawanya kembali ke dunia nyata. Dunia di mana segala hal tidak selalu terlihat seperti pelangi dan mentari pagi.
Mantan tapi Menikah by Ami_Rahmi98
Ami_Rahmi98
  • WpView
    Reads 11,730,823
  • WpVote
    Votes 1,005,972
  • WpPart
    Parts 68
Harga diri Ana jatuh pada titik terendah. Ana harus menerima kenyataan bahwa kantor baru tempatnya bekerja dipimpin oleh sang mantan. Jika hanya sekedar mantan tidak masalah, namun dia adalah sosok mantan yang pernah Ana khianati dulu. Dia adalah Saka. Keyakinan yang Ana pegang teguh sejak lama bahwa ia telah move on perlahan-lahan memudar. Saka begitu dingin, namun sikap dingin itu selalu mampu menarik perhatian Ana. Pertemuan setelah sekian tahun ini membawa Ana pada sebuah kata menyesal. Ana menyesal pernah mengkhianati Saka. Capek-capek move on dari mantan, Eh, ujung-ujungnya menikah.
Highschool Marriage by daimidale
daimidale
  • WpView
    Reads 1,853,718
  • WpVote
    Votes 92,612
  • WpPart
    Parts 22
Aku menyayangi mama dan tidak pernah membantah,tapi menikah? yang benar saja! Mama pasti sedang bercanda, kan? Walaupun aku pernah berkata ingin nikah muda, bukan berarti Ia harus menikahkanku di umur 16 tahun! terlebih lagi dengan kakak kelasku sendiri! [PG]
Revan & Reina by bellawrites
bellawrites
  • WpView
    Reads 8,954,124
  • WpVote
    Votes 168,792
  • WpPart
    Parts 16
[TELAH DITERBITKAN & DIFILMKAN] Pandangan Reina dan Revan beradu. Dan, hal pertama yang mampu gadis itu lakukan adalah memejamkan kedua matanya sambil menghirup udara sebanyak mungkin. Sementara ia menyusun kata demi kata untuk mengurai penjelasan, justru Revanlah yang pertama kali membuka mulut. Memecah keheningan yang janggal. Meski begitu, ekspresi Revan terlihat muram. "Gue ngerti kok, Na. Tanpa lo jelasin pun, gue bisa mengerti," Revan melempar pandangannya ke arah lain. "Karena itu satu-satunya hal yang mesti gue lakukan ketika dia kembali." Reina masih terdiam. Perasaannya teraduk-aduk. *** Sebab Revan percaya, hati yang terluka hanya perlu waktu untuk sembuh. Namun, bukankah rasa kerap berjalan beriringan dengan anomali? Kini, kebahagiaan pun masih bertumpu pada ketidakpastian.