❤?
2 stories
Atas Nama Yang Maha by puspamekar
puspamekar
  • WpView
    Reads 230,667
  • WpVote
    Votes 8,032
  • WpPart
    Parts 7
Menjadi anak sholeh lagi cerdas, taat beragama dan taat kepada orangtua lalu menjadi kebanggaan keluarga, tentu saja menjadi do'a dan harapan setiap ayah dan bunda untuk anaknya. Aku bukanlah seseorang yang dibanggakan keluarga. Meski aku yakin, tak ada orangtua yang mengharapkan hal buruk terjadi pada anaknya. Nilai akademisku tak sebagus ketiga adikku, aku harus berusaha keras belajar ketika ujian. Tak seperti adik-adikku yang cerdas. Bahkan aku pernah tak naik kelas karna aku dianggap tidak cukup mampu mengejar ketertinggalanku. "Pergi dari sini, dasar kau anak bodoh, tak bisa jadi kebanggaan, papa!!" "Papa, tolong jangan berkata seperti itu, dia anak kita!" "Anak yang iQ nya jongkok begini?" "Astagfirullahhh....!" Diusir dari rumah karna suatu hal yang seharusnya bukan salahku tapi kehendak Allah. Seperti tak ada rasa cinta padahal aku darah dagingnya. Meski begitu ada pesan cinta yang terselip dari Allah untukku karnanya. Dari situlah hidupku dimulai, dari situlah aku lebih mengenal dan dekat denganNya termasuk menemukan kesejatian rasa terhadap dia, Atas Nama Yang Maha.
Learn To Love by syastories_
syastories_
  • WpView
    Reads 1,083,397
  • WpVote
    Votes 85,094
  • WpPart
    Parts 51
"Ali. Kamu itu gak bisa senyum ya?" Pertanyaan itu selalu terdengar di telinga remaja usia 17 tahun Ini. Ali hanya menatap dingin sekelilingnya. *** Kapan ya aku bisa liat kamu senyum terus setiap hari? Senyum kamu itu indah tau. Aku bisa jadi temen curhat kamu kok. Kamu bisa ceritaiin apa aja sama aku. Aku temanmu Ali. Mungkin.. -Prill. Gak butuh teman Prill. Buat apa teman kalau nantinya dia nusuk dari belakang? Atau apapun itu Gak butuh cinta. Yang gue butuh ketulusan hati. Gak butuh kaya harta.Yang penting kaya hati. Senyum gue emang indah. Lo baru tau? Senyum gue tuh mahal. Jadi kalau lo mau liat senyum gue bayar dulu. -Li.