guramilee
- LECTURES 93,373
- Votes 7,680
- Chapitres 50
Hidup Yoan terasa seperti garis lurus yang datar-monoton dan tanpa warna. Ia adalah gadis dengan paras cantik, bertubuh tinggi, dan memiliki lekuk tubuh gempal yang berisi. Namun, bagi Yoan, fisik itu bukanlah anugerah, melainkan penjara.
Sebuah luka dari masa lalu telah mengakar dalam dan kuat, tumbuh menjadi rasa minder yang akut. Ia menjadi sangat sensitif terhadap bentuk tubuhnya, menutup diri dari dunia, dan mematikan radar cintanya. Baginya, berteman dengan lawan jenis adalah sebuah kemewahan yang tidak berani ia bayangkan, apalagi mengharapkan cinta. Ia terlalu takut akan penolakan yang kembali membuatnya luka.
Hingga akhirnya, seorang pria hadir dan menjungkirbalikkan dunianya. Pria itu berbeda; ia tidak menatap Yoan dengan pandangan menilai atau risih seperti kebanyakan orang. Ia melihat Yoan dengan cara yang paling tulus.
"Tenanglah, cantik itu nggak melulu soal fisik," ucapnya suatu kali, dengan nada yang begitu menenangkan, menjadi mantra bagi Yoan. Perlahan, ia mulai belajar mensyukuri setiap jengkal pemberian Tuhan. Percikan rasa percaya diri mulai muncul, dan untuk pertama kalinya, Yoan berani jatuh cinta sekaligus menaruh harap pada masa depan.
Namun, hidup rupanya tidak membiarkan Yoan bahagia begitu saja. Di saat hatinya baru saja mekar, badai masalah mulai berdatangan dari berbagai arah. Kini, meskipun pria itu setia berdiri di sampingnya, mampukah Yoan mengalahkan rasa takutnya sendiri dan bertahan melewati rintangan yang ada?
Assalamualaikum, aku datang dengan cerita baru. Selamat menikmati ya, enjoy. Masih baru, masih banyak typo, masih kurang rapi bahasanya. Jadi, jangan lupa vote dan komen untuk saran dan kritiknya yaa. ☺☺☺
06 Mei 2018
Mampir di cerita yang lain yaa.. Jangan lupa 😍
#Me Before You