dioramacinta's Daftar bacaan
3 stories
Si Kakek di Pinggir Jalan by Reboctoria
Reboctoria
  • WpView
    Reads 9,377
  • WpVote
    Votes 1,867
  • WpPart
    Parts 1
Kakek itu terdiam. Memandangi lalu-lalang arus kendaraan di depan matanya tanpa mengindahkan betapa bisingnya suara yang memekakkan telinga. Dia di sana, sendirian, terduduk kaku dengan mata sayu yang mengharap belas kasih orang yang melewatinya. Namun, apa daya, tak ada satupun orang yang menyadari akan keberadaannya di sana. Kakek itu hanya terdiam. Membuatku memendam banyak pertanyaan di kepala tentangnya. Hingga suatu hari, bermodalkan nekat dan membuang rasa gengsi, aku berjalan mendekatinya. Menyapanya ramah, bercerita tentang banyak hal, sampai dia mulai berkata tentang sesuatu yang tidak pernah kusangka sebelumnya. (c) 2015.
MUTIARA J by ndiejpank
ndiejpank
  • WpView
    Reads 24,840
  • WpVote
    Votes 2,110
  • WpPart
    Parts 7
Mutiara atau biasa dipanggil Muti pergi ke Jakarta untuk menenangkan diri dari tugas skripsi yang menguras pikiran. Tapi bagaimana kalau tindakan itu membuatnya bertemu lagi dengan lelaki bule yang membuatnya trauma dengan tempat sempit dan sepi? J, lelaki narsis dan over percaya diri ini terkejut saat mendapati seorang gadis berada di dalam apartemennya yang jarang ditinggali. Lalu bagaimana jika gadis itu memiliki wangi khas yang sama dengan tunangannya yang sudah meninggal?
Caramel Macchiato by ariqohf
ariqohf
  • WpView
    Reads 9,575,970
  • WpVote
    Votes 336,820
  • WpPart
    Parts 50
[CERITA INI SUDAH DITERBITKAN] Dia, seperti Caramel Macchiato. Dibalik tawanya, dia sedih. Dibalik keceriaannya, ia menyimpan luka. Semua orang hanya tahu bahwa ia adalah seseorang dengan sejuta keceriaan yang ia tebarkan tanpa tahu ia juga mempunyai sejuta kenangan pahit yang ia tutupi semanis mungkin. Tapi, tak ada minuman yang tak pernah habis walau terus saja diminum, bukan? Semakin lama, caramel yang ada diatasnya itu terkikis. Lalu, jika caramelnya sudah habis, akan ada rasa kopi yang pahit. Mungkin sedikit pahit karena sudah dicampur oleh gula dan susu. Dan lama lama, dia sudah mulai menampakkan kesedihannya. Membuat semua orang bertanya. Tetapi Ia tetap berusaha untuk menyembunyikannya semanis mungkin walau mungkin tak semanis dulu. Copyright © 2014 by Iffah Ariqoh.