ParkDungdin's Daftar bacaan
8 stories
Blue Makes Me Happy by genitest
genitest
  • WpView
    Reads 764,840
  • WpVote
    Votes 94,476
  • WpPart
    Parts 45
Semoga happy ending
Pendamba Jari Manis by aileum
aileum
  • WpView
    Reads 840,675
  • WpVote
    Votes 94,137
  • WpPart
    Parts 48
Baron Prawiratama bukan orang baik. Dia kerap menjadi dalang keributan, dia pun pernah dipenjara atas kasus pembunuhan. Tak terhitung jumlah musuhnya sampai detik ini. Mulai dari sesama fotografer, pejalan kaki, hingga aktris, hampir semua pernah berurusan dengannya. Suatu hari, salah satu musuh mengajaknya bekerjasama. Tentu saja Baron tak langsung setuju. Karena selain saling benci, tawaran yang dikemukakan perempuan itu ternilai gila. Yakni, Baron harus menikahinya!!!
WIN-LOSE SOLUTION ✔ by ElAlicia
ElAlicia
  • WpView
    Reads 1,102,786
  • WpVote
    Votes 47,884
  • WpPart
    Parts 26
May contain some mature scenes (Tamat) Hidup Nicholaa Antonetta Djatmika benar benar sudah berada di ujung tanduk. Masa depannya kini suram semenjak ia di drop out dari universitasnya. Ia menutup rapat rapat hal itu, sebab keluarganya tidak akan senang menerima kenyataan tersebut. Dengan masa lalu yang suram, begitu juga masa depan yang tidak ada harapan, Nicholaa bertemu dengan seorang pria yang ia anggap sebagai keselamatannya. Atau mungkin sebaliknya... Pieter Alexandra Natadikusuma adalah pria pikun di umurnya yang masih 30an. Sebagai bos, sikap banyak maunya membuat hanya segelintir orang yang mampu bertahan di sekitarnya. Kemudian ia bertemu seorang wanita yang nasibnya diujung tanduk. Wanita itu terlihat mudah dikendalikan apalagi, nasibnya yang sudah tidak tertolong lagi, membuatnya tidak memiliki banyak pilihan. Atau mungkin memang hanya kelihatannya saja... *** "Dengar, Anton, kamu nggak boleh resign sampai saya yang suruh," ucap Pieter dengan nada tegas. Nicholaa mengeryitkan kening keberatan sekaligus bingung. "Kamu tadi bilang sa-" "Apa saya pernah bilang kamu boleh membantah?" Aura Pieter semakin pekat saja hingga membuat Nicholaa khawatir ia akan dijadikan korban persembahan malam itu. Menentang Pieter dalam kondisi seperti ini sama sekali bukan opsi yang bagus. "Ng-nggak," jawab Nicholaa sambil menundukkan kepala. "Tatap mata saya kalau sedang berbicara." Refleks Nicholaa menaikkan kepalanya perlahan dan menatap mata Pieter yang dingin dan tidak bersahabat sama sekali. Nicholaa merasa tenggorokannya kering karena tatapan itu. Tubuhnya menegang waspada karena aura Pieter yang begitu mendominasi. Pria itu seperti akan memakannya bulat bulat sekarang hanya dengan tatapan tajamnya dan aura tidak bersahabatnya. "Saya membenci kamu, Anton." ucap Pieter pelan lalu menarik tengkuk Nicholaa dan mencium bibir wanita itu dengan frustasi. All rights reserved 2018 ***
Jangan, Pak! by Adonisstone
Adonisstone
  • WpView
    Reads 1,499,035
  • WpVote
    Votes 123,434
  • WpPart
    Parts 37
BANYU-RERE (01) [TAMAT-LENGKAP] Kami tetanggaan di Jakarta. Di Jogja, semua berubah.
I Don't Love You Anymore by genitest
genitest
  • WpView
    Reads 922,721
  • WpVote
    Votes 147,942
  • WpPart
    Parts 34
Satu saat nanti, aku akan berhenti mencintai kamu. [CERITA INI DILARANG DIPLAGIAT]
Bagaimana, Pak? (Complete) by gigrey
gigrey
  • WpView
    Reads 9,286,200
  • WpVote
    Votes 503,411
  • WpPart
    Parts 40
Ayasha itu tipikal cewek pada umumnya, suka lupa diri kalau ada cogan lewat. Dia juga jenis cewek yang bakal meleleh kalau ketemu cowok mapan, pintar ditambah berwibawa dan sialnya semua hal tersebut ada pada dosennya, Gemintang Prambudi. Pak Gemintang alias Pak Gemi, dosen mata kuliah ekonomi industri, yang mampu membuat Ayas dilema antara ingin menjadi strong independent woman ataukah menjadi gadis bucin yang setiap apapun yang diperbuat oleh Pak Gemi membuatnya terpana seketika dan minta dihalalin saat itu juga. "Kamu Ayasha bukan?" "Iya pak, saya Ayas asdos bapak dulu." "Makin cantik." "Eh, bagaimana pak?"
THE CHOICE✔ by msvante
msvante
  • WpView
    Reads 542,701
  • WpVote
    Votes 77,754
  • WpPart
    Parts 61
[COMPLETED] 'Tidak boleh ada ponsel saat jam belajar. Terlebih kau masih dalam kelas detensiku, Nona.' ©️msvante • 2020
at: 12am by nambyull
nambyull
  • WpView
    Reads 4,273,627
  • WpVote
    Votes 374,458
  • WpPart
    Parts 80
Dia menolak ku. Satu-satunya pria yang pernah menolakku, satu-satunya pria yang berani mendorongku menjauh.. satu-satunya pria yang sangat ku inginkan. Aku akan memilikinya. Sekeras apapun dia mendorong pinggangku untuk memisahkan ciuman ini, sekeras itu pula aku memeluk tengkuknya dan memperdalam ciuman ini. Rasa frustasi telah membutakanku, membuatku nyaris tidak waras dengan rasa cemburu yang memenuhi seluruh tubuh. Mulutnya mengetat, berusaha menolak saat tanganku merambat mengusap bahu dan dadanya yang masih terbungkus kemeja. Mengerang, setelah sebuah kecupan akhir, aku menurunkan ciumanku menuju telinganya. Menghembuskan nafas pelan dan berbisik. "Ada apa? Bukankah kita sudah pernah melakukan ini?" Di pangkuannya, aku menggigit telinganya pelan, sedikit melengguh sebelum kembali menurunkan ciumanku kembali menuju lehernya yang selalu berhasil membuat imajinasiku menggila. Tangannya meremas pinggangku semakin keras, "Lepaskan aku." Dia menggeram, membuatku justru menyeringai dengan sangat senang. "Bagaimana bisa kau menolak keinginan istrimu hum?" Aku berbisik, mengangkat wajahku menatapnya. Bahunya melemah, wajahnya terkejut, diantara alkohol yang mengambil alih kesadarannya aku bisa merasakan sisa kemarahan yang selalu dia tunjukan padaku kembali membara. "Jangan merepotkan dirimu sendiri sayang, kau tau itu akan sia-sia." Aku mengerakan salah satu jariku mengusap wajahnya. Pencahayaan minim dari lampu kamar hotel membuat wajahnya yang selalu menjadi kesukaanku itu semakin terlihat menakjubkan. Dia menatapku marah, rahangnya bergemeretak. "Wanita licik." Aku tertawa, "Memang," Kembali mendekati wajahnya dan menatap bibir tipis menggairahkan miliknya dengan atensi penuh. Tanpa sadar menggigit bibirku sendiri, gemas. "Jika untuk mendapatkanmu, tidak akan ada wanita yang tidak bersikap licik." Aku harus membuatnya jatuh cinta padaku. Hanya padaku. Sean Aldarict