Nong_Luk_Book
- Reads 969
- Votes 181
- Parts 27
BOUND BY BLOOD
Bagi Vicha Kannula, malam hari di sudut minimarket 24 jam adalah satu-satunya tempat ia bisa menemukan ketenangan. Menjadi anak seorang polisi yang gugur dalam tugas, Vicha terbiasa hidup dalam bayang-bayang masa lalu yang sepi. Namun, ketenangan itu hancur berantakan ketika pintu kaca minimarketnya didorong paksa di suatu dini hari yang kelam.
Phoom Kiratiwat melangkah masuk dengan tubuh berlumuran darah dan sepasang mata setajam serigala yang terpojok. Sebagai mantan anak jalanan yang merangkak naik menjadi tangan kanan mafia terbesar di Thailand, Phoom baru saja menelan pil pahit pengkhianatan. Ditembak, diburu, dan tidak lagi memiliki tempat kembali, Phoom menuntut perlindungan dari Vicha dengan satu peringatan dingin:
"Jangan panggil siapa pun... atau kita berdua mati."
Niat awal Vicha hanyalah menyelamatkan satu nyawa. Namun, ia tidak pernah menduga bahwa dengan merawat luka pria asing itu, ia telah membuka pintu menuju sangkar emas yang berbahaya.
Saat musuh mulai mengendus keberadaan mereka, Phoom perlahan menunjukkan sisi gelapnya yang posesif dan manipulatif. Demi melindungi Vicha-atau mungkin demi memuaskan obsesi yang mulai tumbuh di dadanya-Phoom mengunci mati dunia pemuda manis itu dan memutusnya dari kehidupan luar.
Di antara sentuhan intim yang terasa menyesakkan dan detak jantung yang berpacu dengan bahaya, sebuah rahasia tragis dari masa lalu siap meledak. Rahasia berdarah yang mengungkap bahwa organisasi mafia tempat Phoom dibesarkan adalah dalang di balik kematian ayah Vicha.
Ketika takdir mereka telah terikat erat oleh darah, apakah cinta yang tumbuh di atas puing-puing rasa bersalah dan kebohongan ini mampu bertahan? Ataukah kebenaran itu justru akan menghancurkan mereka berdua tanpa sisa?