tempeee_'s Reading List
5 historias
Matahari Di Atas Samudera ✔ por CiinderellaSarif
CiinderellaSarif
  • WpView
    LECTURAS 4,992,752
  • WpVote
    Votos 361,344
  • WpPart
    Partes 54
🌻SUDAH DITERBITKAN & CHAPTER MASIH LENGKAP🌻 [[ NGGA TERIMA PROMOTE DI KOLOM KOMENTAR ]] "Apa sih arti gue buat lo?" Tanya gadis bermata hazel itu dengan tangan yang sudah mengepal geram, siap melayangkan tinju pada pemuda yang sedang berdiri dihadapannya. "Apa arti lo buat gue? Gue ngga pinter merangkai kata-kata sih, jadi gue ngomongnya blak-blakan aja ya?" Pemuda itu memberi jeda sejenak, sebelum kembali melanjutkan kata-katanya. "Yang pasti, Matahari itu penting. Tanpa matahari, ya ngga ada fotosintesis. Kalau ngga ada fotosintesis, ya ngga ada O2. Nah, tanpa O2, kita ngga bisa Nafas. Kalau ngga nafas, ya mati. Kalau mati, gue ngga bisa ketemu sama lo." "Sejak kapan seorang Regha bisa ngerti fotosintesis? Bukannya lo bego Biologi, makanya masuk jurusan Bahasa? Jleb!! Regha meneguk salivanya dengan susah payah ketika kata-kata Ata menembus ke relung hatinya yang paling dalam. ♥♥ Cover by : Fazelxx ♥♥
Athala [OG VERSION] por maharaniii_
maharaniii_
  • WpView
    LECTURAS 8,899,493
  • WpVote
    Votos 537,599
  • WpPart
    Partes 47
#1 In Teen Fiction (22/01/2017) "Kenapa ya dari sekian banyak cewek di sekolah kita, harus banget yang gue tabrak itu si siapa tuh namanya?" Kavi memalingkan pandangannya dari atap kamar ke arah tiga temannya bergantian. "Athala," sahut Deny. "Iya siapa kek. Harus banget dia? Kayaknya sial mulu idup gue?" Kavi melempar handuknya ke atas tempat tidur. "Apa gue potong rambut aja kali ya?" "Lah? Apaan sih lo gila?" Divin yang sedang PS, reflek menghentikan permainannya. "Apa hubungannya Athala sama potong rambut?" "Yaa buang sial gitu maksud gue," "Si bahlul." Reno sontak tertawa. "Jadi menurut lo si Athala itu kesialan?" "Iyalah jelas. Sehari nganter dia aja gue udah males banget. Tau gitu gue tolak mentah-mentah." Kavi menghela nafasnya kasar. "Najis. Mana ada sih orang yang abis dianterin pulang ga ngucapin 'makasih' atau apa kek gitu. Ini mah apaan? Boro-boro ngomong makasih, senyum ke gue juga enggak. Ada ya? Cewek judes mampus kayak dia? Amit-amit."
Benaya dan Dara por coklatpth
coklatpth
  • WpView
    LECTURAS 2,300,076
  • WpVote
    Votos 178,569
  • WpPart
    Partes 59
[Sudah tersedia di toko buku] Diterbitkan oleh Elex Media Komputindo Dimulai dari aksi Dara yang meminta Benaya untuk menjadi pacarnya, semuanya mendadak berubah. Benaya sebenarnya tidak membenci Dara, begitu pun sebaliknya. Namun saat keduanya selalu berada di dalam satu ruangan yang sama, mereka saling membenci atau bahkan menyukai. Membenci secara terang-terangan, namun menyukai secara diam-diam. Yang Benaya tahu, Dara adalah sosok cewek yang aneh dengan teori-teori sejarahnya. Sedangkan menurut Dara, Benaya sangat berbeda saat sudah memegang buku dan kertas oret-oretan. Yang membuatnya menjadikan hal itu sebagai alasan kenapa ia menyukai Benaya. Hanya ada dua hal yang Benaya inginkan, segera menyelesaikan janjinya dan pergi dari Dara. #19 TF; 15-07-2016
... por radinazkia
radinazkia
  • WpView
    LECTURAS 10,237,945
  • WpVote
    Votos 99,223
  • WpPart
    Partes 9
Heart Like Yours por vanillametzy
vanillametzy
  • WpView
    LECTURAS 13,737,705
  • WpVote
    Votos 846,975
  • WpPart
    Partes 33
[SEGERA TERBIT MENJADI NOVEL] David Pradipta Kaslavo, cowok players yang selalu membuat para siswi Sky High berteriak histeris karena senyuman manis dan tatapan lembutnya yang selalu meramaikan suasana di koridor. Tidak heran jika ia bisa berganti-ganti pasangan dalam hitungan hari, bahkan dalam hitungan jam sekalipun. Hampir semua siswi di Sky High pernah mendapat senyuman dan gombalan receh darinya. Termasuk Fera Zerir Fernando, sahabat terbaik David sejak ia duduk di bangku kelas 6 SD. Bagi David, Fera adalah segalanya. Padahal, Fera sudah berulang kali menyuruh David agar ia menjauh karena Fera merasa risih. Tetapi, David menghiraukannya. Tidak perduli sedingin dan seketus apa Fera terhadapnya, David tetap menyanyangi Fera. David merasa bahwa Fera adalah sebagian dari dirinya. Di kelas, Fera selalu menjadi teman sebangkunya. Bahkan, jika David menjabat sebagai ketua kelas, maka Fera akan menjadi sekretarisnya. Kisah ini menceritakan tentang bagaimana upaya David agar Fera menyadari kehadirannya. Bagaimana sakitnya David saat ia harus menunggu. Dan bagaimana sakitnya Fera saat ia harus memilih.