nvsvtn's Reading List
4 histórias
DARKA (Update kembali) de khairanihasan
khairanihasan
  • WpView
    Leituras 21,561,952
  • WpVote
    Votos 1,185,554
  • WpPart
    Capítulos 64
#1 in teenfiction 10.6.2017 [TELAH TERSEDIA DI SELURUH GRAMEDIA INDONESIA] "Mulai sekarang lo jadi pacar gue!" ucap Darka dengan tatapan datarnya. "M...maksud lo?" balas Chinta takut karena melihat tatapan dingin dari sosok cowok yang berada di depannya. "Bukannya ini yang elo mau?" "Gu-gue_" "Gue gak mau ada bantahan, mulai sekarang lo jadi pacar gue!" Darka langsung pergi meninggalkan Chinta yang masih mematung di tempatnya. Dia masih tidak percaya dengan apa yang baru saja terjadi. Sebagian part diprivate acak. Follow terlebih dahulu, biar gampang bacanya.
SLS [4] Perfect Couple de asriaci13
asriaci13
  • WpView
    Leituras 14,114,543
  • WpVote
    Votos 719,210
  • WpPart
    Capítulos 61
Silahkan kalian berimajinasi sendiri tentang bagaimana hubungan Anna dan Angga. Menurut mereka, hubungannya sempurna bukan karena bersama tapi karena mereka saling cinta. #5 in teenfiction 15 Mei 2017
School Horror 2 [END] de Sevncm
Sevncm
  • WpView
    Leituras 2,307,181
  • WpVote
    Votos 138,663
  • WpPart
    Capítulos 45
Lagi dan lagi. Mereka bertujuh harus lagi terlibat di dalam urusan bersama makhluk seperti itu lagi. Namun kali ini, mereka bukan ingin tahu. Melainkan ingin membantu seseorang yang tiba tiba datang dan memohon agar dibantu. Apa yang akan terjadi? Akankah mereka dapat menyelesaikan masalah ini seperti dulu? Atau mereka bahkan terlibat dengan 'dia' selama lamanya? -SCHOOLHORROR2- Sepertinya baca yg pertama dulu deh. #1 dalam horror (lupa) #2 dalam horror (311016)
LOVE IS LOVE de winstories_
winstories_
  • WpView
    Leituras 16,044,824
  • WpVote
    Votos 104,367
  • WpPart
    Capítulos 22
"Gue gak tau lagi harus ngajarin lo kayak gimana. Gue capek tau gak. Lo itu begonya udah akut," kata Ali sambil mengacak rambutnya frustasi. PLAKKKK! satu tamparan keras tepat bersarang di pipinya yang membuat dia meringis. "Lo gak berhak ngejudge gue kayak gitu. Gue gak pernah mohon-mohon ke lo buat ngajarin gue," suara itu terdengar bergetar. Prilly berusaha menahan tangisnya agar tak pecah. laki-laki di hadapannya ini benar-benar membuat kesabarannya habis. Andai saja ia tahu apa yang sebenarnya terjadi, pasti dia akan berfikir beribu kali untuk mengucapkan kata-kata itu kepadanya. Namun untuk apa Prilly menjelaskan. si jenius ini tidak akan perduli.