gadiskhatulistiwa00
Phiora Eira Valenne, seorang gadis yang akan genap berusia dua puluh empat tahun, namun hidup terasa berhenti jauh sebelum usianya sampai di sana. Ia menjalani hari-hari seperti bayangan yang lupa tuannya-bergerak, bernapas, tapi kosong di dalam. Ia tampak seperti gadis biasa-berjalan, bekerja, tertawa seperlunya namun jauh di balik tatap matanya yang lembut, ada sesuatu yang telah lama padam.
Bertahun-tahun ia hidup dengan tubuh yang masih bergerak, tapi jiwanya telah berhenti di suatu tempat yang tak bisa dijelaskan. Semua hal yang dulu berarti perlahan kehilangan bentuknya; warna-warna memudar, suara menjadi gema, dan waktu hanya terasa seperti garis panjang yang tak lagi memiliki arah.
Hingga dua puluh hari sebelum hari ulang tahunnya, sebuah pikiran datang-dingin, tenang, dan anehnya, terasa masuk akal baginya. Ia ingin menutup lingkar hidupnya dengan cara yang rapi: lahir dan mati pada tanggal yang sama. Dalam benaknya, itu bukan tragedi, melainkan penyelesaian.
Dan sejak hari itu, Phio mulai menulis rencana terakhirnya: dua puluh hari untuk merapikan dunia yang akan ia tinggalkan, dua puluh hari untuk menata sisa-sisa dirinya, dua puluh hari untuk berpamitan tanpa benar-benar mengucapkan selamat tinggal.