cumulonimbusincus
- Reads 288
- Votes 42
- Parts 11
Dengan mantra,
Semua akan berubah
Setia...
Ada mantra untuk membuka sebuah jalan rahasia. Mantra ajaib yang hanya kamu yang kuharap mengucapkannya.
Kebersamaan kita, tidak lengkap rasanya tanpa mantra itu. Percayalah, dia bisa lebih mendekatkan kita. Menyatukan kita. Dan mampu membuatku setia kepadamu selamanya. Sampai Tuhan pun tidak bisa memisahkan kita.
Ejaannya sederhana. Cinta
***
Ayah Arash adalah sepupu dari sepupunya sepupu Ayahku. Tentu saja kami saling kenal. Kami adalah keluarga jauh yang berhubungan baik. Bukan aku dan Arash, tapi Ayahku dan Ayahnya juga Ibu dan Bundanya. Aku dan dia tidak pernah bersinggungan, harmonis bukan?
Lalu perjodohan itu ada. Aku yang adalah anak Ayah yang harus selalu menjaga sopan santun. Aku yang adalah anak Ibu yang bisa meluluhkan siapa saja dengan sihir verbalnya. Aku hanya bisa mengangguk mengiyakan mereka.
Setelah pernikahan kami, Arash berubah. Tadinya kupikir kami akan melalui ini sendiri-sendiri. "...Maafkan aku. Keluarga kita memaksakan kehendaknya kepadamu untuk menikah denganku." Aku tidak menduga Arash memikirkanku. Ternyata dia juga sudah bisa mengucapkan maaf. "...Sekarang aku milikmu, Lia. Dan kamu adalah milikku. Kita saling memiliki sampai Tuhan memisahkan kita." Itu kalimat yang berhasil membuatku menangis semalaman.
Awalnya kami berdamai dan menikmati semuanya. Lalu aku serakah dan menginginkan lebih. Aku mencoba menuntunnya mengeja mantra untuk membuatku merasa lebih berkuasa atas dirinya. Kupikir itu sederhana, tapi tidak bagi Arash. Aku membiarkannya memilih, IYA atau TIDAK.