Aphrodimis's Reading List
Истории 5
ROLANDARA на intanzs
intanzs
  • WpView
    Прочтений 14,317,062
  • WpVote
    Голосов 948,562
  • WpPart
    Частей 50
⚠️PART MASIH LENGKAP Roland Gideon. Bad boy tapi suka susu strawberry. Emosian tapi pas dimarahin sama Adara malah kicep. Wajah nyalat tapi hati hello kitty. Liat Adara nangis malah sok ikutan nangis, sambil bilang, "gue rela nangis demi lo, Dar. Tolong jangan bikin kejantanan gue hilang, berenti nangis ya?" ©2016 [Pernah diterbitkan oleh Bukune tahun 2016-2018]
... на radinazkia
radinazkia
  • WpView
    Прочтений 10,237,990
  • WpVote
    Голосов 99,223
  • WpPart
    Частей 9
The Two of Us на bellawrites
bellawrites
  • WpView
    Прочтений 1,992,918
  • WpVote
    Голосов 146,475
  • WpPart
    Частей 21
Angga adalah pil biru yang selalu berusaha meninggalkan masa lalunya dan lari dari kenyataan. Sementara itu, Vania adalah pil merah yang sedang berusaha mengejar dan membawanya kembali ke dunia nyata. Dunia di mana segala hal tidak selalu terlihat seperti pelangi dan mentari pagi.
Friend Zone на mylullaby_
mylullaby_
  • WpView
    Прочтений 11,118,914
  • WpVote
    Голосов 445,188
  • WpPart
    Частей 36
SUDAH TERBIT! Pokoknya, lo harus peka sama keadaan sekitar lo. Jangan kayak gue, yang selalu ga peka dengan segala hal, bahkan gue ga peka sama orang terdekat gue. Gue harap, lo jangan sampe ngerasain hal yang ga pengen lo rasain karna sifat lo yang cuek. Karena, gue merasakan hal yang ga pengen gue rasakan di hidup gue. Bahkan di mimpi terliar gue pun ga mau merasakan hal itu.
Revan & Reina на bellawrites
bellawrites
  • WpView
    Прочтений 8,954,329
  • WpVote
    Голосов 168,792
  • WpPart
    Частей 16
[TELAH DITERBITKAN & DIFILMKAN] Pandangan Reina dan Revan beradu. Dan, hal pertama yang mampu gadis itu lakukan adalah memejamkan kedua matanya sambil menghirup udara sebanyak mungkin. Sementara ia menyusun kata demi kata untuk mengurai penjelasan, justru Revanlah yang pertama kali membuka mulut. Memecah keheningan yang janggal. Meski begitu, ekspresi Revan terlihat muram. "Gue ngerti kok, Na. Tanpa lo jelasin pun, gue bisa mengerti," Revan melempar pandangannya ke arah lain. "Karena itu satu-satunya hal yang mesti gue lakukan ketika dia kembali." Reina masih terdiam. Perasaannya teraduk-aduk. *** Sebab Revan percaya, hati yang terluka hanya perlu waktu untuk sembuh. Namun, bukankah rasa kerap berjalan beriringan dengan anomali? Kini, kebahagiaan pun masih bertumpu pada ketidakpastian.