-T o s c a-
6 histoires
Revan & Reina par bellawrites
bellawrites
  • WpView
    LECTURES 8,954,360
  • WpVote
    Votes 168,792
  • WpPart
    Chapitres 16
[TELAH DITERBITKAN & DIFILMKAN] Pandangan Reina dan Revan beradu. Dan, hal pertama yang mampu gadis itu lakukan adalah memejamkan kedua matanya sambil menghirup udara sebanyak mungkin. Sementara ia menyusun kata demi kata untuk mengurai penjelasan, justru Revanlah yang pertama kali membuka mulut. Memecah keheningan yang janggal. Meski begitu, ekspresi Revan terlihat muram. "Gue ngerti kok, Na. Tanpa lo jelasin pun, gue bisa mengerti," Revan melempar pandangannya ke arah lain. "Karena itu satu-satunya hal yang mesti gue lakukan ketika dia kembali." Reina masih terdiam. Perasaannya teraduk-aduk. *** Sebab Revan percaya, hati yang terluka hanya perlu waktu untuk sembuh. Namun, bukankah rasa kerap berjalan beriringan dengan anomali? Kini, kebahagiaan pun masih bertumpu pada ketidakpastian.
Lo Baik Sih, Tapi... [COMPLETE] par Cartoonize
Cartoonize
  • WpView
    LECTURES 143,797
  • WpVote
    Votes 13,100
  • WpPart
    Chapitres 17
Adrian cowok gentle. Adrian nekat meski sudah dua kali 'ditonjok keras' oleh kenyataan hidup. Ini namanya sudah pahit, pedas pula, dan kebetulan di dekat Adrian cuma ada air panas. "Tapi maksud Rere tadi apa?" Adrian mengerang dalam hati. "Jadi dia nolak gue apa nggak, sih?" "...dan yang paling penting, masa gue kalah sama bunga mawar?!"
2 Itu Teman, 37 Itu Satu Kelas! [HABIS GELAP TERBITLAH BUKU] par Cartoonize
Cartoonize
  • WpView
    LECTURES 1,646,247
  • WpVote
    Votes 128,057
  • WpPart
    Chapitres 30
[sudah diterbitkan oleh penerbit Bukune] Ini tahun terakhir saya di SMP. Dengan segala ke-labilan khas anak remaja SMP, semua orang sibuk belajar buat UN. Tetapi rasanya saya agak salah fokus. Duduk di kelas berisi makhluk-makhluk aneka rupa - Saya nggak bisa nggak bikin cerita tentang kelas sableng ini. Lagipula, sekolah nggak cuma buat nilai aja, kan?
Friend Zone par mylullaby_
mylullaby_
  • WpView
    LECTURES 11,119,015
  • WpVote
    Votes 445,188
  • WpPart
    Chapitres 36
SUDAH TERBIT! Pokoknya, lo harus peka sama keadaan sekitar lo. Jangan kayak gue, yang selalu ga peka dengan segala hal, bahkan gue ga peka sama orang terdekat gue. Gue harap, lo jangan sampe ngerasain hal yang ga pengen lo rasain karna sifat lo yang cuek. Karena, gue merasakan hal yang ga pengen gue rasakan di hidup gue. Bahkan di mimpi terliar gue pun ga mau merasakan hal itu.
Troublemaker [Published] par dhitapuspitan
dhitapuspitan
  • WpView
    LECTURES 3,860,634
  • WpVote
    Votes 184,898
  • WpPart
    Chapitres 42
Bagi Derin, jatuh cinta ternyata nggak segampang meng-capture gambar lewat kamera. Tidak juga selalu manis dan renyah seperti potongan cheese cake yang selalu dia suka. Cinta ternyata tidak selalu menyenangkan seperti dalam kisah-kisah yang diceritakan. Sejak bertemu dengan Arka--cowok yang so-damn-cool kalau lagi unjuk trik di atas skateboard--Derin merasa waktu berjalan terlalu cepat. Rasanya, tiap saat ingin ia habiskan bersama Arka, meski itu sekadar duduk mengobrol saja. Namun, setelah mereka semakin akrab, Derin merasa ada yang janggal. Arka terllau tahu tentang dirinya. Segalanya. Termasuk masa lalu dan orang-orang yang tersangkut di dalamnya--yang sangat ingin ia lupakan. Apa motif Arka sebenarnya? Apakah Derin harus mulai menyiapkan diri untuk kecewa? Saat jatuh cinta, kau tahu, kau harus bersiap akan segala kemungkinan. Termasuk, harapan yang kadang tak sesuai kenyataan.
Blacky White par nunizzy
nunizzy
  • WpView
    LECTURES 11,300,217
  • WpVote
    Votes 524,512
  • WpPart
    Chapitres 48
•Available in Bookstore• Klise. Cewek dingin dipertemukan dengan cowok supel. Atau mungkin sebaliknya. Tapi, cerita ini mungkin berbeda. Justru, keduanya sama-sama dingin, tak tersentuh, jutek, dan ketus. Dan ingat, tidak hanya mereka berdua yang hidup didunia ini. Semua bisa berubah seiring berjalannya waktu. Copyright © 2017 by nunizzy. Blurb versi cetak : Kadang cinta seperti bunga liar. Tumbuh tanpa diduga, di tempat yang tidak seharusnya, dan terus kembali tak peduli berapa kali pun kau singkirkan. Namun, sulit untuk memungkiri, sesekali keindahannya membuat kau berpikir; apa aku benar-benar ingin memangkasnya? Itu juga yang dirasakan Diandra. Hatinya yang sengaja ia tutup. diketuk oleh orang yang tak disangkanya-Mario, kakak kelas yang paling menyebalkan. Perlahan rasa itu menyelinap, mengisi ruang kosong di hatinya. Haruskah ia menyerah lalu membiarkan putih masuk saat ia terlanjur nyaman dengan hitam? Satu hal yang Diandra tahu, ia harus pastikan bahwa ini benar-benar cinta.