wiralover
- Reads 2,522
- Votes 186
- Parts 7
Pertemuan denganmu menyadarkan betapa lemahnya diri ini, hingga tidak berani untuk menentukan tujuan. Setiap kepastian langkahmu mengajarkan betapa pentingnya ketegasan.
Semua keunggulanmu membuatku tidak segan menitipkan hatiku padamu. Hanya menitipkan, karena memberikannya padamu bukanlah pilihan. Bukankah kau sudah bersamanya?
--Rosella Bahar--
Dia wanita pertama yang bisa membuatku berpikir tentang pernikahan. Namun pasti dia tidak akan pernah kudapatkan. Lantas kenapa Tuhan mempertemukanku dengannya?
--Andre Kauffman--
Aku pernah bertemu dengannya. Dia telah berubah, perubahan yang patut disyukuri. Lantas haruskah kuterima syarat itu?
--Ibrahim Kauffman--