teen fiction
4 stories
Narasi, 2021✔ by Tenderlova
Tenderlova
  • WpView
    Reads 4,022,157
  • WpVote
    Votes 673,623
  • WpPart
    Parts 31
[SUDAH TERBIT] BAGIAN KEDUA TULISAN SASTRA Bulan juni datang lagi. Padahal sisa-sisa juni tahun lalu belum sepenuhnya selesai. Beberapa sedih dan sesal masih tertinggal dan membekas dengan baik. Tapi setiap kali Nana mendongak dan menatap langit yang biru, ia selalu merasa, "Aku pikir setelah dia pergi, dunia akan runtuh. Tapi ternyata langit masih tinggi, burung masih terbang dan waktu masih berlalu." Tahun depan, bulan juni pasti akan datang lagi. Dan sebelum bulan itu datang lagi, Nana berharap, dia bisa menyelesaikan segala hal yang belum selesai. ©tenderlova, 2021 | Narasi, 2021
Revan & Reina by bellawrites
bellawrites
  • WpView
    Reads 8,954,118
  • WpVote
    Votes 168,792
  • WpPart
    Parts 16
[TELAH DITERBITKAN & DIFILMKAN] Pandangan Reina dan Revan beradu. Dan, hal pertama yang mampu gadis itu lakukan adalah memejamkan kedua matanya sambil menghirup udara sebanyak mungkin. Sementara ia menyusun kata demi kata untuk mengurai penjelasan, justru Revanlah yang pertama kali membuka mulut. Memecah keheningan yang janggal. Meski begitu, ekspresi Revan terlihat muram. "Gue ngerti kok, Na. Tanpa lo jelasin pun, gue bisa mengerti," Revan melempar pandangannya ke arah lain. "Karena itu satu-satunya hal yang mesti gue lakukan ketika dia kembali." Reina masih terdiam. Perasaannya teraduk-aduk. *** Sebab Revan percaya, hati yang terluka hanya perlu waktu untuk sembuh. Namun, bukankah rasa kerap berjalan beriringan dengan anomali? Kini, kebahagiaan pun masih bertumpu pada ketidakpastian.
Troublemaker [Published] by dhitapuspitan
dhitapuspitan
  • WpView
    Reads 3,860,567
  • WpVote
    Votes 184,896
  • WpPart
    Parts 42
Bagi Derin, jatuh cinta ternyata nggak segampang meng-capture gambar lewat kamera. Tidak juga selalu manis dan renyah seperti potongan cheese cake yang selalu dia suka. Cinta ternyata tidak selalu menyenangkan seperti dalam kisah-kisah yang diceritakan. Sejak bertemu dengan Arka--cowok yang so-damn-cool kalau lagi unjuk trik di atas skateboard--Derin merasa waktu berjalan terlalu cepat. Rasanya, tiap saat ingin ia habiskan bersama Arka, meski itu sekadar duduk mengobrol saja. Namun, setelah mereka semakin akrab, Derin merasa ada yang janggal. Arka terllau tahu tentang dirinya. Segalanya. Termasuk masa lalu dan orang-orang yang tersangkut di dalamnya--yang sangat ingin ia lupakan. Apa motif Arka sebenarnya? Apakah Derin harus mulai menyiapkan diri untuk kecewa? Saat jatuh cinta, kau tahu, kau harus bersiap akan segala kemungkinan. Termasuk, harapan yang kadang tak sesuai kenyataan.
Trust by dhitapuspitan
dhitapuspitan
  • WpView
    Reads 4,228,255
  • WpVote
    Votes 274,167
  • WpPart
    Parts 54
Hidupnya indah, pada masanya. Satu masalah datang membuatnya bertransformasi menjadi dia yang lain, yang tak dikenal dan tak mau dikenal. Hidupnya berubah hitam, monoton, tak bergairah. Namun, ketika muncul setitik harapan cerah yang datang untuk membantunya kembali bangkit, hal lain muncul. Ragu itu muncul ketika harus dihadapkan pada kata percaya. Percaya untuk percaya dengan ketulusannya, atau tidak percaya karena banyak asumsi buruk yang berputar di kepalanya. Bagaimana jika ketulusan itu hanyalah kepalsuan? Ketika ia percaya, hanyalah penyesalan yang tercipta. Namun, bagaimana jika sebaliknya, ketulusan itu benar-benar sebuah ketulusan? Namun, pada kenyataannya ia masih berada di antara keduanya. Berpikir antara ya dan tidak, antara percaya dan tidak percaya. Terpaku pada garis yang sama, dengan satu ragu untuk memilih jalan yang mana. Ia tak mau salah untuk memilih. Lagi. Karena terakhir kali ia percaya, yang dipercayai mengkhianatinya.