nalonyglry's Reading List
9 stories
Invalidite [Completed] by Faradisme
Faradisme
  • WpView
    Reads 30,240,691
  • WpVote
    Votes 2,576,314
  • WpPart
    Parts 69
(Sudah diterbitkan - Tersedia di toko buku) #1 in Romance, 10 Januari 2018 Dewa Pradipta adalah 'dewa' dari segala keburukan. Sebut saja, berkelahi, mabuk-mabukan, dan mempermainkan wanita. Berbekal nama terpandang dan kekayaan yang mengikutinya, ia menjadi penguasa atas semua orang di Kampus milik Keluarga Pradipta. Tidak ada yang mampu mengendalikan Dewa, sampai di hari ia menabrak seorang wanita berpakaian kuno, Pelita Senja. The bridge of perfection. Sebuah ketidaksempurnaan yang mengejar cinta. (Beberapa part akan di hapus bertahap) ©copyright by Faradita 22 Mei 2017
SEKALETTA by radexn
radexn
  • WpView
    Reads 4,923,763
  • WpVote
    Votes 523,896
  • WpPart
    Parts 32
[available on bookstores; gramedia, etc.] "Aku ibarat anak panah dan kamu lingkarannya. Aku harus bener-bener fokus buat gapai kamu karena sekalinya aku meleset, akan ada anak panah lain yang berusaha gapai kamu juga." Dignitate Series: S E K A L E T T A radexn © 2017
ATHLAS by Katakokoh
Katakokoh
  • WpView
    Reads 23,028,595
  • WpVote
    Votes 508,679
  • WpPart
    Parts 29
Memiliki ciri fisik yang berbeda dari kedua kembaran lainnya, Athlas Naluna Megantara, merasa bahwa dirinya bukanlah anak dari Nakula dan Aluna, di tambah lagi sikap Nakula yang selalu seenaknya dan membedakannya dengan Athalan dan Athilla membuat Athlas semakin tidak menyukai Papanya itu. Cowok manis berlesung pipi ini juga memiliki pacar yang cantik bernama Laudia dan sahabat yang baik bernama Vella. Lalu bagaimana jika Athlas mengetahui sesuatu yang mungkin akan mengubah dirinya? ATHLAS Trilogy Of Senior's © 2017 Katakokoh
My Feeling's by Cheonsa_05
Cheonsa_05
  • WpView
    Reads 952
  • WpVote
    Votes 56
  • WpPart
    Parts 34
Tampaknya mungkin meniru orang lain, namun jangan salah kata-kata ini kuucapkan dengan sepenuh hati dan sesuai dengan keadaan. Memang sih, kadang meniru kata-kata yang mungkin udah pernah kalian dengar. Tapi akan kuusahakan agar membawakannya dalam bentuk yang lebih menarik. Kalau ada saran dan kritik. Sampaikan saja lewat comment atau emailku. Tapi tetap sopan ya,,, Aku butuh banget ide dari banyak orang, biar bisa ngembangin caraku berbahasa.
Psychopath Angel by AlfredKarwayu
AlfredKarwayu
  • WpView
    Reads 71,314
  • WpVote
    Votes 5,912
  • WpPart
    Parts 30
Nama, wajah, sikap, dan perilaku, merupakan kepribadian. Namun semua itu hanya omong kosong bagi Angel. Sangat tidak dipandang oleh psikopat sepertinya, wanita diantara ribuan wanita New York. Angel dalam artian berbahasa inggris menyebutkannya; malaikat. Namun, bagaimana jika Angel adalah nama yang dianggap tabuh bagi warga New York? Apa yang kau lakukan jika warga New York menyebutkan nama itu sebagai psikopat? Nama yang digunakan seorang wanita pembunuh, pembunuh kelas dunia di kota New York! Kau akan menemukan wanita itu di sana, namun kau akan mati. Mata dan kakimu terpotong, kulit kepalamu terkupas, dan kapaklah yang akan membuat kepalamu terbelah, terbelah hingga membuat sang Angel tersenyum, tersenyum licik. Angel bermain diantara lingkaran kematian. Antara ancaman dan kebusukan. Hidup dan mati. Pahit dan hambar. Jarum dan jam. Berani mengundang resiko, berani bertaruh, dan, berani membela kejahatan. Sistem keamanan New York tidak ada apa - apanya, sangat kecil bagi Angel untuk membasmi. Agen FBI, Kepala Kepolisian, Anggota Kepolisian, Detektif, bahkan psikopat sekalipun tidak dapat menangkapnya. Saat itu, Angel berusaha merajut ratusan korban setiap tahunnya. Menghapus jiwa manusia, dan menggambar kembali jiwa psikopat yang baru. Semuanya tidak akan berhasil jika The Blood & Humans, organisasi pembunuhnya itu tidak membantunya. Angel lebih hancur dibanding manusia normal, hancur diantara beribu warga New York. Hancur ketika ia diteror, ketika ia tidak dipercaya, ketika ia mengetahui siapa pengubah hidupnya menjadi psikopat. PERHATIAN: SINOPSIS TIDAK SEPENUHNYA MENENTUKAN ISI CERITA INI.
Maybe Yes Maybe No by Cheonsa_05
Cheonsa_05
  • WpView
    Reads 1,381
  • WpVote
    Votes 88
  • WpPart
    Parts 21
"Mati gue..kok bisa ketinggalan ya. Perasaan tadi pagi udah gue simpan deh." aku membongkar seluruh isi tasku sedang mencari sesuatu,saat Lidya datang dan menyapa. "Lo lagi ngapain Day? Kok pagi-pagi gini udah panik gitu sih. Lo nyari apaan?" tanya Lidya sambil duduk disampingku.Aku sempat tak menghiraukan pertanyaan tersebut. Beberapa saat ketika menyadari bahwa Lidya sedang memelototiku,baru menjawabnya. "Ehh!! Lid, sorry.lo nanya apaan tadi?oh ya.. Itu agenda gue hilang tapi perasaan udah gue cek deh tadi pagi."Ya ..aku sedang mencari dua agenda yang berisi design pakaian untuk lomba nanti sore.Pagi tadi saat akan berangkat sekolah, aku sudah menyimpannya didalam tas. Tapi saat tiba disekolah dan memeriksanya, benda itu lenyap begitu saja dari tasku. "Agenda lo yang warna biru atau merah?"pertanyaan Lydia membuatku curiga." dua-duanya punya gue. Sini balikin!"Aku menyodorkan tangan didepannya karena pertanyaannya tadi membuat aku menduga bahwa dia yang mengambilnya." ehh enak aja lo kalo ngomong..jangan nudu sembarangan dong denger dulu..agenda lo kayaknya dipegang sama-- Julio"Lidya mengucapkan nama itu dengan terbata-bata, karena takut aku memarahinya. Julio adalah nama yang paling sering disebut diSMA Karya. Nama itu juga adalah nama yang paling membuatku risih Tapi justru dialah yang kemudian mengejutkanku dengan.......Sihir
The Mirror Rule ( ON REVISI ) by soskaangel
soskaangel
  • WpView
    Reads 13,837
  • WpVote
    Votes 2,471
  • WpPart
    Parts 22
Penuh dengan kehaluan ku :) Highest rank : #587 in Romance -29 Agustus 2016-
Kakak Kelas Jutek Vs Adek Kelas Frontal by amiraafarah
amiraafarah
  • WpView
    Reads 185,261
  • WpVote
    Votes 8,588
  • WpPart
    Parts 22
Terkadang yang harus kamu lakukan adalah mengikuti arusnya terlebih dahulu, lalu menangkan permainannya. #Maafkan ya kalo ceritanya absurd authornya amatiran((: WARNING! DON'T COPY MY STORIES ! 6 SEPTEMBER 2015 - 6 JANUARI 2016 Written by Amira Farah Rasyidah