icechesss's Reading List
6 stories
Never Let Me Go par errikaputritantia
errikaputritantia
  • WpView
    LECTURES 2,259
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parties 29
This is a second story of My Boy
Captain, I'm Yours par aurora_tan
aurora_tan
  • WpView
    LECTURES 8,336,093
  • WpVote
    Votes 315,018
  • WpPart
    Parties 39
[Sudah diterbitkan sejak September 2016 oleh Elex Media Komputindo] "Kenapa harus menyakiti jika kamu tau sesakit apa rasa kesakitan itu?" 11-07-2015 Copyright©2015 by Ayu Cynthia Dewantari
Brother! [REVISION] par bierbiesx
bierbiesx
  • WpView
    LECTURES 10,264,729
  • WpVote
    Votes 104,493
  • WpPart
    Parties 23
[BAHASA INDONESIA] you must be 18+ for available to read this story. this about your brother start to make out with you. FOLLOW ME first for reading :) Don't forget to Comment and Like
Fated! [#DMS 2] par Anindana
Anindana
  • WpView
    LECTURES 4,552,978
  • WpVote
    Votes 219,706
  • WpPart
    Parties 44
(TELAH DI BUKUKAN. BISA DI TEMUKAN DI TOKO BUKU KESAYANGAN KALIAN 😊) Sequel Dirty Marriage - Anindana Orang bilang, Pertemuan PERTAMA adalah kebetulan, Pertemuan KEDUA adalah kepastian, dan pertemuan KETIGA adalah TAKDIR. "Aku hanya bisa bertanya kapan perasaan cinta untukku itu akan muncul di hati Laki-laki es itu." - Rebecca Lee "Dia hanyalah seorang teman. Wajar saja untuk bertemu bahkan hingga seribu kali, bukan? Dan bagiku, itu bukanlah takdir seperti yang dikatakan orang-orang." - Alvero Theodore Bramantyo
+15 autres
Kiss me Hug me Touch me par denands
denands
  • WpView
    LECTURES 5,711,759
  • WpVote
    Votes 176,250
  • WpPart
    Parties 36
Sudah diterbitkan dan didapatkan di Toko Buku... :) . . . Hidupku berubah seratus delapan puluh derajat ketika aku bertemu dengannya. Dokter itu berhasil menjebakku hingga aku harus selalu setia memenuhi kebutuhan fisik setiap kali dia menginginkannya. Aku benar-benar membencinya. Membenci setiap inci tubuhnya yang berhasil menyentuhku. Tapi terkadang dia begitu lembut.. hingga aku harus berpikir dua kali.. apakah aku benar benar membencinya?