fatiazaah
- Reads 513
- Votes 152
- Parts 8
Sehari, seminggu, sebulan, bertahun-tahun lalu. Selama itu otak penuh dengan siluet mu tertawa, bercerita, menangis, dan berteriak. Padahal raga mu sudah berada di negara antah berantah. Mencari pun tak ada guna. Ku pikir kita hanya akan bertemu lagi di surga.
Sampai suatu masa, bersua pada satu titik rindu. Saat bimbang ini perlu dihilangkan. Tak tahu Tuhan yang berbaik hati atau memang masih ada sedikit komunikasi di antara dua hati. Ku melihat tubuh yang mirip dengan dirimu, ku teriakan nama mu. Seketika itu pula tubuh tersebut berbalik.
Ternyata benar, memang dirimu. Rasa bahagia mulai membuncah. Selama ini tak pernah menyangka akan bertatap wajah kembali. Aku pikir ikatan aku dan dirimu sudah benar-benar terputus. Tapi Tuhan memang sudah membuat garis kehidupan yang terbaik untuk kita. Dan sekarang di masa ini, akan ku lukis lagi kisah menarik tentang aku dan kamu.