adebilasafitri's Reading List
2 stories
Rosa (End) by Rscaaaa
Rscaaaa
  • WpView
    Reads 2,920,370
  • WpVote
    Votes 177,922
  • WpPart
    Parts 58
"Bapak ngapain di sini?"tanya Rosa dengan wajah bingungnya. Arthur menatap gadis tersebut dengan datar dan tanpa berniat untuk menjawab pertanyaan orang tersebut. "Ck! Dasar kulkas berjalan"umpat Rosa pelan. "Saya masih dengar Rosa"ucap Arthur dan itu membuat Rosa mencebikkan bibirnya kesal. "Bodo amatlah pak"ucap Rosa kepada dosennya tersebut. Arthur menatap Rosa dalam dan itu membuat gadis yang berada di hadapannya tersebut risih. "Bapak ken-- "Kamu milik saya!"ucap Arthur tiba tiba dan itu membuat Rosa membulatkan matanya. "Enak aja bapak main klaim klaim saya sebagai milik bapak, emang bapak pikir saya anak ku-- Cup! "Arthur sialan!"teriak Rosa kuat.
POSSESSIVE ARSENAL by Caca_781
Caca_781
  • WpView
    Reads 8,342,785
  • WpVote
    Votes 703,584
  • WpPart
    Parts 64
Dia Arsenal, cowok paling possessive yang pernah Acha kenal. Arsen-Pemaksa Acha-Penurut Arsen-Pemberani Acha-Penakut Arsen-Dingin dan Datar Acha-Periang dan Murah Senyum Arsen-Tinggi Acha-Pendek Arsen-Ketua Gangster Acha-Pacarnya Ketua Gangster Arsen-Kejam Acha-Baik Arsen-Mandiri Acha-Manja "Milik gue bakalan selamanya akan menjadi milik gue, kalau ada yang mau ngambil silahkan, tapi jangan salahkan gue kalau lo besok berada dirumah sakit ataupun tinggal nama!" Arsenal. "Kak Arsen" cicit Acha. "Ada apa hm?" tanya Arsen sambil menatap wajah polos gadisnya. "Acha takut" jawab Acha. "Sstt, kakak gak bakalan marah sama kamu" ucap Arsen sambil merengkuh tubuh gadis miliknya. "Sekarang Acha mau apa biar gak takut lagi? Mau mobil, rumah, apart, baju, tas, sepatu, atau Acha mau liburan keluar negeri?" tanya Arsen yang hanya dibalas geleng an oleh gadisnya. "Acha cuman mau ice cream" jawab Acha sambil memainkan jari-jari tangan Arsen. Jawaban gadisnya membuat senyuman Arsen merekah, gadisnya itu berbeda dari wanita lainnya, jika wanita lain yang mendekatinya hanya ingin harta dan ketampananya saja, lain hal nya jika gadisnya, gadisnya hanya ingin ice cream, tidak dengan yang lain. "Ok, kita beli, kamu mau sekalian sama pabriknya?" tanya Arsen. "Emang boleh?" tanya Acha sambil mendongakkan kepalanya untuk melihat wajah Arsen yang lebih tinggi darinya. "Apapun yang kamu inginkan baby" seketika pipi Acha memerah karena mendengarkan kata Arsen. Betapa bahagianya Acha mempunyai pacar seperti Arsen.