Ishthifais_ss
- Reads 1,334
- Votes 156
- Parts 12
-- Matanya seakan-akan menjerit. Tapi tak ada seorangpun yang mengerti.
Ia ingin menyampaikan apa yang dirasa.
Didalam kesunyian sepi, tak ada cahaya.
Yang ada hanyalah harum bunga dan doa. --
Lezi merasa pusing, matanya tampak bayangan yang kabur, ia tidak bisa bernafas, dadanya sesak, "nggak ada udaranyaaaaa"
Ia sama sekali tak bisa bernafas, sedangkan hidung, dan krah baju Lezi-pun berlumuran dengan cairan berwarna merah, entah itu darah?
🌻🌻🌻
Demi apapun,
Chatlea Azarinne harus merelakan orang yang disayanginya kepada sahabatnya sendiri, Aeera Barsha, sebab penyakit yang dideritanya.