puisi
6 stories
Kumpulan Puisi "Untaian Rasa dalam Kata"  di Jamaah_Typhobia
Jamaah_Typhobia
  • WpView
    LETTURE 2,359
  • WpVote
    Voti 17
  • WpPart
    Parti 2
Mungkin sebagian dari kita berpuisi atau bisa juga sekadar berceloteh. Namun, untaian rasa yang terungkap dalam kata murni berasal dari hati.
Derai Hujan Pasti Berhenti di NozdormuHonist
NozdormuHonist
  • WpView
    LETTURE 120,606
  • WpVote
    Voti 7,188
  • WpPart
    Parti 97
[Kumpulan Puisi dan Sajak] Derai Hujan Pasti Berhenti adalah buah pikiran dari refleksi, keyakinan, harapan, dan kontemplasi, bahwa tingkat kesusahan berbanding lurus dengan kemudahan. Atas dasar inilah, penulis mengangkat berbagai premis yang abstrak dan absurd dengan realita sehari-hari sebagai tolok ukur. "... and to every action there is always an equal and opposite or contrary, reaction ..." - Isaac Newton Copyright © 2016 by NozdormuHonist Highest rank: #5 in Poetry {31/05/2016} #1 in Suicidal {12/08/2018}
Serenade Kehidupan (TAMAT) di DhediRGhazali
DhediRGhazali
  • WpView
    LETTURE 25,296
  • WpVote
    Voti 1,598
  • WpPart
    Parti 183
Serenade kehidupan berisi sepilihan sajak dari awal tahun 2016. Sajak-sajak ini tercipta dari dialektika yang dirasakan, dialami, ataupun juga dilihat penulis. Betapa kehidupan adalah serupa lautan yang luas yang menyimpan berbagai hal di dalamnya. Kelu(h) /1/ Dada ini terlalu telaga, Tuhan. Hingga hujan berpuluh-puluh purnama tak jua membuat ia merubah wujudnya. /2/ Ada batu di dadaku, Tuhan. Hujan sepanjang musim; tetesan waktu yang purba tak juga mampu mengikisnya. /3/ Bibirku kelu, Tuhan terik matari memanggang tak juga mampu cairkan lidahku yang beku /4/ Kemana perginya percakapan kita, Tuhan baru saja aku mengucap salam tapi Kau diam. Berlalu tanpa pesan Yogya, 2016 Sajak yang sentimentil, lahir dari jiwa dan batin. Kehidupan tak akan tuntas dituliskan, namun menuliskan kehidupan adalah sebuah kebutuhan demi mengingat-ngingat nikmat Tuhan. Yogya, 01 Agustus 2016
Kupu-kupu Masa Lalu di Waw_Esideika
Waw_Esideika
  • WpView
    LETTURE 11,175
  • WpVote
    Voti 558
  • WpPart
    Parti 54
untuk kau yang bersedia menyisihkan seseloki waktu demi memikirkan masa lalu, masa yang getas-terlalu keras, namun justru mudah pecah: meremah-repih dan bercecer acak.
Terdampar Berdua di KaraSandekala
KaraSandekala
  • WpView
    LETTURE 10,037
  • WpVote
    Voti 664
  • WpPart
    Parti 18
Berisi puisi-puisi yang barangkali ingin kaubaca. Sebab saya menulisnya ketika memikirkanmu.
Jatuh dari Laut di Rezanufa
Rezanufa
  • WpView
    LETTURE 2,102
  • WpVote
    Voti 140
  • WpPart
    Parti 5
Ditulis ketika menyeberang dari Gilimanuk menuju Ketapang.